Berkat Lockdown, Angka Pasien Covid-19 dengan Ventilator di Inggris Menurun

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Berkat Lockdown, Angka Pasien Covid-19 dengan Ventilator di Inggris Menurun
Ilustrasi kebutuhan ventilator. (Shutterstock)

Masa isolasi mandiri atau lockdown di Inggris membuat jumlah pasien virus corona Covid-19 yang kritis menurun.

Suara.com - Berdasarkan data statistik, jumlah pasien virus corona Covid-19 yang menggunakan ventilator sudah menurun di bawa 100 untuk pertama kalinya sejak masa lockdown di Inggris.

Menurut NHS, lebih dari 3.300 orang dengan virus corona Covid-19 di Inggris menggunakan alat bantu pernapasan berupa ventilator pada puncak pandemi di bulan April 2020.

Kini dilansir dari The Sun, jumlah pasien virus corona Covid-19 dengan ventilator pun menurun mengikuti kasus-kasus baru yang juga menurun. Karena, negara itu didesak untuk tetap di rumah dan melindungi diri.

Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah Inggris secara bertahap melonggarkan pembatasan sosial sembari menerapkan kebijakan sosial dan protokol kesehatan.

Data statistik pemerintah terbaru menunjukkan bahwa ada 97 pasien virus corona Covid-19 yang membutuhkan ventilator di Inggris. Sementara itu, sempat ada 2.000 orang di rumah sakit akibat virus corona Covid-19 saat puncak pandemi.

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Jumlah pasien virus corona Covid-19 itu juga mengalami penurunan menjadi 1.286 orang yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Pada April 2020, pemerintah pun memesan 15 ribu ventilator baru setelah model produksi massal pertama disetujui oleh regulator. Perdana menteri Inggris, Boris Johnson pun sudah meminta industri untuk cepat mendesain dan memproduksi ventilator baru.

Sekretaris kesehatan Matt Hancock juga mengatakan para menteri ingin meningkatkan stok ventilator dari sekitar 10.000 menjadi 18.000. Pasalnya, mereka khawatir bila Inggris tidak siap dengan ventilator ketika terjadi lonjakan kasus kritis kembali.

Kini, virus corona Covid-19 telah merenggut lebih dari 45 ribu nyawa di Inggris dan lebih dari 300 ribu orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Meskipun jumlah kasus virus corona sekarang ini relatif rendah. Tapi, kenaikan masih terus tercatat setiap harinya. Rata-rata 7 hari bertambah 700 atau sekitar 28 persen pada tiga minggu belakangan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS