Kink, Istilah Seksual Selain Fetish: Apa dan Bagaimana Perbedaannya?

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Jum'at, 31 Juli 2020 | 19:35 WIB
Kink, Istilah Seksual Selain Fetish: Apa dan Bagaimana Perbedaannya?
Ilustrasi pasangan bercinta. [Shutterstock]

Suara.com - Media sosial sedang dihebohkan dengan kisah Gilang yang diduga memiliki fetish kain jarik. Cerita ini ramai setelah seseorang mengaku menjadi korban pelecehan seksualnya.

Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Andri, Sp.KJ, FAPM menjelaskan, fetish merupakan perilaku seksual yang menyimpang yang tidak normal atau tidak lazim. Hal ini bisa disebut fetish apabila dilakukan secara berulang.

Fetish dapat berupa tindakan tertentu atau objek sehari-hari yang membuat seseorang bergairah, dari hal tampak normal sampai yang paling aneh dan tidak pernah terpikirkan orang lain. Fetish merupakan bagian dari fantasi seksual.

"Dia (Gilang) dianggap fetish karena dia meminta orang untuk mengikat tubuhnya dengan kain jarik, dan ternyata katanya itu untuk mendapatkan kepuasan seksual," kata Andri, dalam kanal YouTube-nya, dikutip Jumat (31/7/2020).

Selain istilah ini, sebenarnya ada istilah seks lain yang dinilai hampir sama dengan fetish, yaitu kink atau kinky.

fetish kain jarik (Twitter)
fetish kain jarik (Twitter)

Dilansir Huffington Post, kink adalah istilah yang lebih luas yang mencakup banyak minat, preferensi, atau fantasi seksual aternatif yang melampaui seks misionaris seseorang. Mungkin ini termasuk BDSM atau bermain dengan melibatkan pukulan atau mencambuk.

"Fetish sangat terikat dengan kebutuhan psikologis untuk objek atau tindakan tertentu untuk mengalami kesenangan dan atau orgasme," kata pendidik seks yang kerap dipanggil Dirty Lola.

"Sedangkan kink dapat menambah pengalaman seksual tetapi tidak selalu diperlukan untuk mencapai pelepasan seksual," sambungnya.

Ia menambahkan, semua fetish adalah kink, tetapi tidak semua kink adalah fetish.

baca juga

Lola juga mengakui bahwa garis-garis antara fetish dan kink bisa menjadi buram.

Ilustrasi fetish sepatu. (Shutterstock)
Ilustrasi fetish sepatu. (Shutterstock)

“Saya seorang yang penurut, dan saya suka sekali dipukul, Permainan semacam itu menambah hal lain pada kehidupan seks saya yang saya sukai," katanya.

Namun, Lola mengakui tidak selalu ingin atau membutuhkan permainan seperti itu untuk menjadi bagian dari semua pengalaman seksualnya.

Menurut psikolog dan terapis seks Shannon Chavez, fetish umumnya berkembang sejak awal kehidupan seseorang dan dapat didasarkan pada pengalaman semasa kanak-kanak atau remaja.

"Itu (fetish) diperkuat oleh keinginan dan kesenangan yang ditemukan saat terlibat dalam perilaku itu sendiri," kata Chavez.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikiater Ungkap Sebab Seseorang Miliki Kelainan Seksual Fetish Disorder

Psikiater Ungkap Sebab Seseorang Miliki Kelainan Seksual Fetish Disorder

Health | Jum'at, 31 Juli 2020 | 17:19 WIB

Tak Hanya Dewasa, Ternyata Fetish juga Bisa Dialami Anak, Kenapa?

Tak Hanya Dewasa, Ternyata Fetish juga Bisa Dialami Anak, Kenapa?

Health | Jum'at, 31 Juli 2020 | 18:05 WIB

Kasus Fetish Kain Jarik, Gilang Pernah Diarak Warga karena Mesum

Kasus Fetish Kain Jarik, Gilang Pernah Diarak Warga karena Mesum

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:08 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×