Peneliti Ungkapkan Risiko Penyebaran Virus Corona di Kereta

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 17:23 WIB
Peneliti Ungkapkan Risiko Penyebaran Virus Corona di Kereta
Ilustrasi penumpang KRL di tengah wabah virus corona atau Covid-19. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Panumpang kereta bisa terinfeksi virus corona meski jarak duduk mereka sudah sekitar 2,5 meter. Hal ini membuat para peneliti menyarankan adanya penentuan jarak aman baru untuk Covid-19 di kendaraan umum. 

Sebuah penelitian oleh proyek WorldPop dari University of Southampton yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Infectious Diseases didasarkan pada rute persebaran virus corona di kereta berkecepatan tinggi  China.

Melansir dari Independent, analisis ini mencakup penyebaran virus antara 19 Desember hingga 6 Maret. Mereka menemukan bahwa penumpang kereta yang duduk bersebrangan dengan selisih 3 kursi atau hingga lima kursi masih berisiko menularkan virus corona rata-rata 0,32 persen.

Sementara orang yang duduk bersampingan memiliki kemungkinan tertular sekitar 3,5 persen. Sementara tingkat transmisi untuk mereka yang berada di baris yang sama adalah 1,5 persen.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan risiko penularan Covid-19 di kereta api, lokasi kursi seseorang dan waktu perjalanan bisa sangat berpengaruh," kata Dr Shengjie Lai penulis utama penelitian. 

"Temuan ini menunjukkan bahwa selama pandemi Covid-19, penting untuk mengurangi kepadatan penumpang dan mempromosikan langkah-langkah kebersihan pribadi seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu, hingga cuci tangan," tambahnya.

Penumpang mengenakan masker saat naik MRT Jakarta. (Foto: Bagaskara Isdiansyah)
Penumpang mengenakan masker saat naik MRT Jakarta. (Foto: Bagaskara Isdiansyah)

Menurut Lai, temuan ini penting agar penyedia kereta api mengurangi kepadatan penumpang. Begitupun dengan penumpang untuk tetap melalukan berbagai langkah-langkah kesehatan. 

“Penelitian kami adalah peneltian pertama yang mengukur risiko penularan Covid-19 di angkutan umum berdasarkan data dari penyelidikan epidemiologis kasus dan kontak dekat pada kereta berkecepatan tinggi" kata Profesor Andy Tatem yang merupakan Direktur WorldPop.

“Ini menunjukkan bahwa risiko penularan tidak hanya berkaitan dengan jarak dari orang yang terinfeksi, tetapi juga waktu mereka berhadapan," tambahnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prihatin Kasus Covid-19, Aliansi Jaga Jogja Minta Masyarakat Jangan Terlena

Prihatin Kasus Covid-19, Aliansi Jaga Jogja Minta Masyarakat Jangan Terlena

Jogja | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 16:15 WIB

Seorang Pegawai Positif COVID-19, DPRD Kota Batu Lockdown

Seorang Pegawai Positif COVID-19, DPRD Kota Batu Lockdown

Jatim | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 16:04 WIB

Gejala Baru, Pasien Virus Corona Alami Kehilangan Pendengaran

Gejala Baru, Pasien Virus Corona Alami Kehilangan Pendengaran

Health | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 16:20 WIB

Terkini

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten, Nilainya Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten, Nilainya Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:10 WIB

×