Serba-Serbi Ramuan Kunyit Si Pembakar Lemak Perut

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:37 WIB
Serba-Serbi Ramuan Kunyit Si Pembakar Lemak Perut
Ilustrasi bubuk kunyit (Pixabay/cgdsro)

Suara.com - Meskipun penelitian masih cukup terbatas, namun keampuhan tanaman herbal seperti kunyit sudah dibuktikan sejak bertahun-tahun lamanya oleh nenek moyang.

Salah satu keunggulan kunyit adalah mampu merangsang pembakaran lemak perut lebih cepat, sehingga bisa jadi teman bagi mereka yang sedang dalam program penurunan berat badan. Mengutip Times of India, Selasa (4/8/2020), inovasi ramuan kunyit sebagai pembakar lemak perut kini semakin beragam. Ini dia 4 fakta seputar kunyit yang harus Anda tahu.

1. Pengikis lemak perut dan membuat tubuh bugar

Alih-alih memanfaatkan suplemen untuk menurunkan berat badan, cobalah gunakan bahan yang lebih alami.

Ingat, tidak ada penurunan berat badan yang instan, karena Anda tetap butuh makan sehat dan rajin berolahraga, juga meminta sedikit bantuan ramuan zaman dulu, seperti kunyit.

2. Inovasi latte kunyit

Dunia semakin berkembang, begitu juga seharusnya dengan ramuan herbal. Kini, kita bisa mengubah tumbuhan herbal ini menjadi 'latte kunyit'. Bumbu dapur yang berwarna kuning cerah ini punya beragam manfaat termasuk meningkatkan imunitas tubuh.

Tidak sekedar kunyit dan air semata, kunyit juga bisa diaplikasikan dengan lada hitam, teh, madu, hingga sari apel yang sama baiknya untuk tubuh. Ini karena kunyit bersifat anti-inflamasi, anti-mikroba, antioksidan, dan antivirus.

3. Terhindar dari obesitas

Dalam kunyit terkandung senyawa kuat bernama curcumin, yang dikenal sebagai anti inflamasi. Curcumin inilah yang berperan besar mengurangi peradangan di tubuh, sehingga membantu pasien diabetes yang sering mengalami peradangan akibat gula yang tinggi.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Tufts University, senyawa curcumin pada kunyit membantu memerangi obesitas dan kelebihan timbunan lemak dengan menekan pertumbuhan jaringan lemak dan mengurangi penambahan berat badan pada tikus dan jaringan sel.

4. Resep olahan kunyit pembakar lemak perut

Curcumin juga meningkatkan termogenesis, yang bisa merangsang pembakaran lemak tubuh. EIts, tetap ada olahan resep yang disarankan untuk meningkatkan kinerja kunyit ini, seperti sebagai berikut:

Bahan-bahan:

  • Segelas air
  • 1 sendok teh kunyit parut
  • Sejumput lada hitam atau bubuk lada hitam

Cara membuat :

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Otak Bekerja Lebih Baik? Yuk Konsumsi Tiga Makanan Sehat Ini

Ingin Otak Bekerja Lebih Baik? Yuk Konsumsi Tiga Makanan Sehat Ini

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 20:55 WIB

Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Konsumsi Ramuan dari Bahan Dapur Ini!

Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Konsumsi Ramuan dari Bahan Dapur Ini!

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 07:35 WIB

Konsumsi Kunyit, Rempah Murah untuk Menurunkan Gula Darah!

Konsumsi Kunyit, Rempah Murah untuk Menurunkan Gula Darah!

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 12:27 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB