Keracunan Metanol Pada Hand Sanitizer, 3 Buta dan 4 Orang Meninggal Dunia

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Keracunan Metanol Pada Hand Sanitizer, 3 Buta dan 4 Orang Meninggal Dunia
Hand Sanitizer. (Shutterstock)

Beberapa kisah berikut membuat kita harus lebih berhati-hati menggunakan hand sanitizer.

Suara.com - Hand sanitizer menjadi salah satu produk yang banyak diburu dan digunakan saat pandemi covid-19 melanda dunia seperti sekarang.

Sayangnya, beberapa kisah berikut membuat kita harus lebih berhati-hati menggunakan hand sanitizer.

Dikutip Suara.com dari Live Science, setidaknyaempat orang meninggal dunia di Amerika Serikat akibat gegabah menenggak hand sanitizer yang mengandung metanol.

Bukan hanya korban meninggal dunia, kasus serupa membuat belasan lainnya menjadi korban dan mengalami gejala serius termasuk rusaknya penglihatan.

Akibat peristiwa tersebut, Badan POM AS yaitu Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan peringatan terhadap belasan produk hand sanitizer mengandung metanol.

Metanol sendiri merupakan zat beracun yang dapat menyebabkan mual, muntah, kebutaan permanen, kejang, hingga kematian.

Akibatnya, berdasarkan laporan CDC yang dihimpun dari 1 Mei hingga 30 Juni, 15 orang di Arizona dan New Mexizo terpaksa menjalani perawatan di RS karena keracunan metanol. Usia pasien berkisar antara 21 hingga 65 tahun, mayoritas mereka adalah laki-laki yang menenggak hand sanitizer.

Enam pasien mengalami kejang saat dirawat, tujuh pasien berhasil keluar dari RS, sedangkan tiga pasien lainnya mengalami kebutaan.

Total empat pasien meregang nyawa, dan empat lainnya masih menjalani perawatan.

Hand sanitizer sendiri merupakan produk yang mengandung etil alkohol atau sering disebut ethanol, isopropyl alcohol (isopropanol) atau penggantinya benzalkonium chloride sebagai bahan aktif.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS