Ajaib, Ini Alasan Musim Panas Bikin Mr. P Jadi Lebih Besar dari Biasanya

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 21:37 WIB
Ajaib, Ini Alasan Musim Panas Bikin Mr. P Jadi Lebih Besar dari Biasanya
Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)

Suara.com - Musim panas mulai terasa di sejumlah negara. Suhu yang meningkat tentu juga dapat menyebabkan produksi keringat yang lebih banyak. 

Tapi secara khusus, laki-laki ternyata bisa mengalami perubahan 'menarik' akibat gelombang panas. Bahkan perubahan itu bisa terjadi pada organ vital lelaki, yaitu penis

Di negara dengan banyak musim, ada fenomena yang dikenal sebagai penis musim panas. Fenomena ini menyiratkan bagaimana suhu tinggi dapat menyebabkan alat kelamin kaum Adam tampak lebih besar dari biasanya.

Istilah penis musim panas dicetuskan oleh Tracy Moore dari MEL Magazine pada 2018 lalu. Sejak itu para ahli sepakat bahwa penis musim panas bukan omong kosong semata.

Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)
Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)

Dikutip dari Mirror, Moore berbicara dengan ahli urologi yang berbasis di Orlando Jamin Brahmbhatt tentang fenomena penis musim panas tersebut.

Dia menegaskan bahwa suhu dapat menyebabkan perubahan, tetapi mengatakan itu sebenarnya bukan kasus musiman.

"Musim panas atau musim dingin, ukuran penis Anda tetap sama. Saat udara dingin, tubuh Anda berusaha mempertahankan panas internal. Oleh karena itu hal-hal mungkin tampak lebih berkontraksi. Pembuluh darah di dekat kulit berkontraksi untuk menjaga panas internal. Namun, pengaturan panas tubuh jenis ini tidak boleh memengaruhi ukuran keseluruhan penis Anda," paparnya dikutip dari Mirror.

Sedangkan saat udara panas, tubuh akan mencoba menguapkan panas melalui keringat dan mengeluarkan lebih banyak air pada tubuh.

"Dikombinasikan dengan keringat membuat tubuh atau kulit Anda membengkak. Dan itu mungkin memberi Anda persepsi bahwa segala sesuatunya lebih besar," tambah Moore.

Kesimpulannya, penis tidak benar-benar tumbuh dan membesar.

Dr Dudley Danoff, penulis The Ultimate Guide To Male Sexual Health, juga memiliki teorinya sendiri tentang penis musim panas. Menurutnya bahwa itu semua berkaitan dengan Vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah.

Pakar mengatakan bahwa suhu panas dapat menyebabkan pembuluh darah membengkak dan terisi secara maksimal dengan darah, membuat penis yang ereksi tampak lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vagina Gatal dan Bau Busuk? Bisa Jadi Akibat Penis Pasangan

Vagina Gatal dan Bau Busuk? Bisa Jadi Akibat Penis Pasangan

Health | Kamis, 06 Agustus 2020 | 19:50 WIB

Musim Panas, Penyakit Langka AFM Mengintai Anak Saat Pandemi

Musim Panas, Penyakit Langka AFM Mengintai Anak Saat Pandemi

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:51 WIB

Mikroba Penis Tertentu Berisiko Tingkatkan Infeksi Vagina pada Perempuan

Mikroba Penis Tertentu Berisiko Tingkatkan Infeksi Vagina pada Perempuan

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:59 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB