Rokok Herbal Diklaim Lebih Kecil Risikonya, Ahli Ungkap Faktanya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:30 WIB
Rokok Herbal Diklaim Lebih Kecil Risikonya, Ahli Ungkap Faktanya
Ilustrasi puntung rokok. (Shutterstock)

Suara.com - Merokok telah terbukti berisiko menyebabkan berbagai penyakit bahkan bisa menimbulkan kematina. Sejumlah penelitian telah membuktikan, bahwa dalam setiap kandungan rokok terdapat ribuan zat yang berbahaya bagi tubuh.

Belakangan muncul tren rokok herbal di kalangan masyarakat. Rokok yang dibuat dengan bahan yang lebih alami ini diklaim menurunkan risiko kanker paru-paru. Tapi, benarkah hal tersebut?

Spesialis Paru dr. Sita Laksmi Andriani Sp.P(K), PhD mengatakan risiko kanker paru sama rata untuk semua jenis rokok, baik elektrik, konvensional, hingga herbal.

Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]
Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]

"Jadi rokok herbal tetap sama bahayanya," ujar dr. Sita dalam diskusi LIVE IG CISC, Sabtu (8/8/2020).

Perempuan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu lantas mengibaratkan merokok seperti kegiatan membakar sate, atau memasak menggunakan kayu bakar. Keduanya menghasilkan karsinogen, yang berbahaya bagi kesehatan paru.

"Itu asapnya adalah karsinogen dan juga asap yang toxic, karena di situ ada zat karsinogen, sama dengan rokok herbal. Apakah dia mengurangi risiko kanker paru? Tidak, karena zat risiko karsinogennya tetap ada," jelas dr. Sita.

Dokter yang berpraktik di MRCC Siloam Hospital Semanggi itu lantas mengingatkan, zat karsinogen pemicu pertumbuhan kanker ini bakal diproduksi semakin banyak dari kebiasaan merokok.

Ini karena rokok mengandung nikotin yang membuat kegiatannya bikin nagih, sehingga ingin terus merokok dan menghasilkan karsinogen.

"Nikotin membuat ketagihan atau adiksi, nikotin dihisap masuk ke dalam peredaran darah, masuk ke dalam darah, di otak diduduki reseptor nikotin dia akan mengeluarkan dopamin zat yang bikin rasanya enak. Nggak capek, nggak makan, nyaman," paparnya.

baca juga

Itulah mengapa orang yang merokok kerap tidak nafsu makan, tidak merasa lelah atau mengantuk, bahkan cenderung merasa nyaman. Itu karena reseptor otak yang dipengaruhi nikotin, menghasilkan hormon bahagia, padahal itu berbahaya.

MSebelumnya, melansir dari Hello Sehat, sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang merokok tanpa filter bersiko dua kali lipat mengalami kematian akibat kanker daripada perokok jenis lainnya. Rokok jenis ini juga dikaitkan dengan 30 persen lebih tinggi kematian akibat berbagai penyakit lain. 

"Orang yang merokok tanpa filter 40 persen lebih mungkin terkena kanker paru-paru. Selain itu, mereka juga sepertiga lebih cenderung mengalami ketergantungan nikotin dibandingkan dengan perokok lainnya," tulis Hello Sehat.

Rokok tanpa filter diduga lebih berbahaya dari rokok lain karena kandungan tar yang cukup tinggi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Rokok Mempengaruhi Kejadian Stunting?

Benarkah Rokok Mempengaruhi Kejadian Stunting?

Your Say | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:15 WIB

Hasil Studi: Penggunaan Vape Bisa Menyebabkan Masalah Jantung

Hasil Studi: Penggunaan Vape Bisa Menyebabkan Masalah Jantung

Health | Jum'at, 31 Juli 2020 | 09:05 WIB

Bikin Makin Parah, Begini Cara Rokok Memengaruhi Covid-19

Bikin Makin Parah, Begini Cara Rokok Memengaruhi Covid-19

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 15:46 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB