Potensi Stevia Sebagai Gula Pengganti Bagi Penderita Diabetes

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:19 WIB
Potensi Stevia Sebagai Gula Pengganti Bagi Penderita Diabetes
Ilustrasi gula. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam sehari, maksimal kita hanya boleh mengonsumsi gula sebanyak 50 gram atau setara 4 sendok makan. Jika berlebih, ada risiko kesehatan yang mengintai, salah satunya adalah diabetes.

Mencari gula pengganti bisa jadi solusi. Salah satunya tanaman stevia yang mengandung nol kalori dan sedikit karbohidrat. Berisi bahan pemanis steviol glikosida, stevia kerap dipakai sebagai pemanis alami pada makanan sejak ribuan tahun lalu.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan Journal of Medicinal Food, stevia berpotensi untuk mengobati penyakit kelenjar endokrin, obesitas, diabetes, dan hipertensi.

Dalam studi tersebut, tiga kelompok tikus diteliti, di antaranya tikus sehat, tikus diabetes, dan tikus yang diinduksi alloxan atau streptozotocin (senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian diabetogenik).

Kemudian, kepada kelompok tikus tersebut diberikan ekstrak stevia yang diberikan secara oral atau oles. Hasilnya, ternyata menunjukkan efek anti hiperglikemik atau menurunnya kadar gula darah pada tikus diabetes.

Lalu dalam waktu tertentu terjadi penurunan glukoneogenesis hepatika pada tikus yang diinduksi atau yang dibuat mengalami diabetes.

Stevia juga terbukti meningkatkan aktivitas toleransi gula dan bubuk daunnya memiliki efek hipoglikemik pada tikus diabetes.

Sedangkan induksi gen terlibat dalam proses glikolisis atau pemecahan glukosa pada tubuh sehingga meningkatkan pelepasan insulin yang mampu memecah gula di tubuh. Ini karena tikus mengonsumsi ekstrak Stevia, sehingga glukagon pada tikus tertekan.

Sementara itu, penelitian lain yang diterbitkan Journal of Medical Food menunjukkan bahwa ekstrak Stevia yang diberikan kepada 12 orang dengan diabetes melitus tipe 2, dengan dosis 20 miligram per kilogram berat badan, menunjukkan adanya penurunan konsentrasi gula plasma dan gula darah postprandial sebesar 18 persen.

baca juga

Di sisi lain, Federal Food and Drug Administration (FDA) menyebut bahwa ekstrak tanaman stevia yang sudah melalui proses pemurnian tergolong aman untuk digunakan dalam makanan.

Meski begitu, FDA juga memperingatkan daun stevia dan ekstrak stevia mentah tetap tidak aman untuk dikonsumsi dan tidak memiliki persetujuan resmi untuk digunakan dalam makanan.

Ini karena efek samping daun dan esktrak stevia yang bisa menganggu kinerja ginjal, sistem kardiovaskular, dan fungsi reproduksi.

Kendati gula juga tetap kebutuhan pokok bagi tubuh, yang terpenting bagaimana caranya mengurangi gula atau pemanis buatan dalam makanan dan minuman sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Tanda Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula

9 Tanda Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula

Health | Senin, 10 Agustus 2020 | 17:17 WIB

Kepala Pusing Saat Berdiri Setelah Bangun Tidur, Benarkah Darah Rendah?

Kepala Pusing Saat Berdiri Setelah Bangun Tidur, Benarkah Darah Rendah?

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:05 WIB

Awas Diare Lebih dari 3 Minggu, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2!

Awas Diare Lebih dari 3 Minggu, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2!

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:28 WIB

Terkini

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

×