Kenapa Sering Kentut? Ini Penyebabnya

Rifan Aditya

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:07 WIB
Kenapa Sering Kentut? Ini Penyebabnya
Ilustrasi orang kentut. (Shutterstock)

Antibiotik akan menambah bakteri tumbuh lebih banyak dalam usus. Bakteri ini akan memproduksi gas berlebihan di perut dan akan menjadi sering sendawa maupun kentut.

Selain mengindari makanan dan minuman yang dapat memproduksi gas yang berlebih, makanan secara perlahan juga akan mengurangi terjadinya sering kentut. Karena dengan mengunyang makanan maupun minum dalam kondisi yang teratur akan mengurangi banyak udara yang masuk dalam pencernaan. Menguyah dengan pelan akan membuat makanan lebih lembut dan mudah cerna dengan sempurna.

Dengan menghindari makanan yang menyebabkan gas berlebih akan mencegah terganggunya aktivitas sehari-hari karena sering kentut dan juga membuat penceraan lebih nyaman. Jika mengalami gangguan secara terus menerus disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sulit BAB Bisa Jadi Kekurangan Vitamin B12, ini Bedanya dengan Sembelit

Sulit BAB Bisa Jadi Kekurangan Vitamin B12, ini Bedanya dengan Sembelit

Health | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 18:01 WIB

Kenapa Kentut Tidak Berbunyi Cenderung Lebih Bau? Ahli Ungkap Faktanya

Kenapa Kentut Tidak Berbunyi Cenderung Lebih Bau? Ahli Ungkap Faktanya

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 19:05 WIB

Sering Kentut Lewat Vagina Saat Hubungan Seks, Bahayakah?

Sering Kentut Lewat Vagina Saat Hubungan Seks, Bahayakah?

Health | Senin, 10 Agustus 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

×