Sakit Pinggang Bisa Jadi Tanda Autoimun, Seperti Apa?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 23:32 WIB
Sakit Pinggang Bisa Jadi Tanda Autoimun, Seperti Apa?
Ilustrasi sakit pinggang. (Shutterstock)

Suara.com - Sakit pinggang mungkin dianggap sebagai penyakit yang umum, akibat terlalu lama duduk untuk bekerja di hadapan komputer selama berjam-jam. Tapi, sakit pinggang berkepanjangan juga perlu diwaspadai, lho.

Selain bisa jadi tanda penyakit ginjal, sakit pinggang juga bisa jadi gejala autoimun tipe ankylosing spondylitis. Sakit pinggang ini sering terjadi, meski penderitanya minum obat pereda nyeri.

"Sakit ini mereka sering sekali minum obat antinyeri. Sudah baikan, tapi ketika obat antinyeri selesai, sakit lagi. Dengan respon baik obat antiinflamasi non streroid dia jauh lebih baik, tapi abis itu sakit lagi," ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi dr. Laniyati Hamijoyo, Sp.PD-KR dalam webinar PHASE Academia Klinik Perisai Husada, Sabtu (15/8/2020).

Cara mudah mendeteksi bedanya nyeri pinggang karena autoimun dengan sakit pinggang biasa akibat saraf kejepit atau sakit pinggang mekanik, hal ini bisa dilihat dari waktu sakit pinggang di pagi hari. Jika sakit sebentar lalu hilang, berarti memang sakit pinggang biasa.

"Biasanya kalau pinggang kakunya berlangsung lama nyerinya, itu karena autoimun, paling sakit di pagi hari harus curiga (autoimun)," imbuhnya.

Dari sisi pergerakan, sakit pinggang karena saraf kejepit biasanya akan terasa enak ketika dibawa duduk atau berbaring. Sementara sakit pinggang karena autoimun lebih nyaman dibawa bergerak agar sakitnya tidak terasa.

"Ada orang ankylosing spondylitis lebih baik bergerak, karena kalau diam malah sakit. Itu cluenya, jadi patokan berarti ada masalah dengan autoimun," kata dr. Lani memperingatkan.

Jika Anda atau seseorang di dekat Anda mengalami gejala sakit pinggang seperti ini, terlebih jika usianya masih remaja hingga dewasa muda, maka segeralah konsultasikan diri ke dokter untuk segera ditindaklanjuti.

Gejala selain sakit pinggang

Mata merah akibat peradangan yang berakhir pada pandangan buram, terkadang bercak merah pada kulit, diare berdarah dan berlendir, namun sesekali sembuh, juga bisa dicurigai sebagai tanda autoimun.

"Ada nyeri di lutut atau di mata kaki remaja bolak balik bengkak. Misalnya main basket, karena bisa trauma (bengkak) akibat main basket, 2 minggu sampai sebulan nggak sembuh. Itu (harus) curiga," tuturnya.

Terakhir, dokter yang berpraktik di RS Santo Borromeus Bandung ini mengingatkan adanya gejala jari sosis atau peradangan pada jari kaki dan tangan, di mana pembengkakan terjadi bukan di seluruh kaki melainkan hanya bagian jari kaki.

"Ada daktilitis, jari seperti sosis gendut, sampai bengkak seluruh jarinya. Kita sebut jari sosis, kita tahu ada radang seluruh tendon di jari. Beda dengan nyeri sendi, bengkaknya di bagian sendi, kalau ini di jari," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skoliosis, Apakah Ada Hubungannya dengan Penyakit Autoimun?

Skoliosis, Apakah Ada Hubungannya dengan Penyakit Autoimun?

Health | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 20:56 WIB

Sering Keguguran, Waspada Tanda Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Keguguran, Waspada Tanda Autoimun Sjogren's Syndrome

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 07:17 WIB

Mata Kering Bisa Jadi Gejala Awal Autoimun Sjogren's Syndrome, Apa Itu?

Mata Kering Bisa Jadi Gejala Awal Autoimun Sjogren's Syndrome, Apa Itu?

Health | Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:31 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB