Sesak Napas Setelah Minum Kopi, Bisa Jadi Tanda Alergi Kopi

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 17 Agustus 2020 | 17:59 WIB
Sesak Napas Setelah Minum Kopi, Bisa Jadi Tanda Alergi Kopi
Ilustrasi minum kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Kopi menjadi minuman andalan untuk meningkatkan semangat di pagi hari. Tapi, pada beberapa orang, minum kopi bisa memicu sesak napas. Kalau ini yang terjadi pada Anda, bisa jadi Anda mengalami alergi kopi.

Dilansir dari Medical News Today, meski jarang terjadi, alergi kopi dapat dipicu oleh debu yang berasal dari biji kopi. Menurut studi yang dipublikasikan di International Archives of Allergy and Immunology, reaksi alergi ini dipengaruhi respons sistem daya tahan tubuh.

Pada orang dengan alergi kopi, sistem kekebalan tubuh mengidentifikasi senyawa dalam kopi sebagai ancaman. Sistem daya tahan tubuh lantas merespons kopi seperti saat tubuh melawan bakteri atau virus.

Begitu terpapar kopi, tubuh orang yang alergi kopi akan melepaskan senyawa histamin untuk menyingkirkan zat yang dianggap ancaman tersebut.

Setelah pelepasan histamin, beragam gejala alergi kopi pun muncul, dan menyebabkan gejala serius pada tubuh, biasanya selang beberapa jam setelah minum kopi.

Gejala alergi bisa memengaruhi beragam area tubuh dan bertambah buruk seiring berjalannya waktu. Salah satunya adalah sesak napas setelah minum kopi.

Selain itu, ada tanda tubuh seseorang alergi kopi, yaitu muncul ruam di kulit seperti gatal atau bercak merah, mual dan muntah, susah menelan, batuk mengi, sakit perut, diare, denyut nadi melemah atau tekanan darah tiba-tiba turun, hingga pusing sampai pingsan.

Reaksi alergi kopi yang parah dapat menyebabkan pembengkakan pada tenggorokan dan mulut, menyumbat saluran udara, sampai memengaruhi jantung.

Orang yang terindikasi alergi kopi harus segera mendapatkan pertolongan medis agar bisa diberi obat untuk mencegah komplikasi.

Tapi, jangan terkecoh dengan sensitif kopi. Berbeda dari alergi kopi, orang yang sensitif kopi juga mengalami beragam masalah kesehatan, namun biasanya tidak sampai mengancam jiwa.

Gejala sensitif kopi juga bisa sesak napas. Selain itu, orang yang sensitif kopi biasanya mengalami rasa gelisah atau tak nyaman, mudah marah, cemas dan gugup, susah tidur atau insomnia, sakit perut, jantung berdebar atau tekanan darah naik, dan kejang otot.

Orang yang sensitif terhadap kopi juga bisa mengalami gangguan pencernaan, di antaranya asam lambung naik atau sakit maag jadi kumat.

Berbeda dari alergi kopi yang membutuhkan penanganan medis, gejala sensitif kopi bisa hilang saat seseorang berhenti minum kopi atau efek kafein kopi sudah hilang.

Gangguan kesehatan lainnya juga bisa muncul setelah minum kopi yang disebabkan konsumsi kafein berlebihan.

Selama ini, para ahli merekomendasi jumlah kafein yang disarankan umumnya tak lebih dari 400 miligram atau setara empat cangkir kopi kecil per hari. Namun, tingkat toleransi kafein tersebut bisa bervariasi, tergantung tingkat sensitivitas dan kebiasaan minum kopi seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Kerja Otak, Olahraga Memiliki Efek yang Sama Seperti Minum Kopi

Tingkatkan Kerja Otak, Olahraga Memiliki Efek yang Sama Seperti Minum Kopi

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2020 | 17:41 WIB

Kopi Disebut Bisa Turunkan Risiko Bunuh Diri, Mitos atau Fakta?

Kopi Disebut Bisa Turunkan Risiko Bunuh Diri, Mitos atau Fakta?

Health | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 09:38 WIB

Nggak Cuma Bikin Melek, Ini Dia 5 Manfaat Minum Kopi

Nggak Cuma Bikin Melek, Ini Dia 5 Manfaat Minum Kopi

Your Say | Kamis, 30 Juli 2020 | 13:54 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB