Benarkah Kebiasaan Bangun Pagi Bisa Sebabkan Alzheimer? Ini Kata Ahli

Irwan Febri Rialdi | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2020 | 09:37 WIB
Benarkah Kebiasaan Bangun Pagi Bisa Sebabkan Alzheimer? Ini Kata Ahli
Ilustrasi bangun tidur, bangun pagi (shutterstock)

Suara.com - Sejauh ini, bangun pagi dianggap lebih baik daripada bangun siang. Namun, sebuah studi baru menemukan orang yang bangun pagi justru lebih mungkin menderita alzheimer.

Menurut para ilmuwan, orang yang bangun dari tempat tidur lebih awal di pagi hari justru meningkatkan risiko genetik penyakit.

Peneliti dari Imperial College London mempelajari lebih dari setengah juta orang dan menemukan tidur yang terganggu juga tidak menyebabkan demensia.

Namun, orang-orang yang membawa mutasi terkait dengan gangguan tidur tersebut lebih mungkin bangun pada dini hari.

Mereka juga cenderung tidur gelisah, tapi tidak ada hubungannya dengan insomnia atau depresi. Penemuan ini menjelaskan perkembangan penyakit mematikan yang berkaitan dengan kurang tidur.

Ilustrasi bangun pagi (shutterstock)
Ilustrasi bangun pagi (shutterstock)

"Kami tahun orang dengan penyakit alzheimer sering melaporkan gejala depresi dan berbagai masalah tidur seperti insomnia. Kami ingin mengetahui apakah ada hubungan sebab akibat antara pola tidur yang berbeda dengan depresi dan alzheimer," kata Dr Abbas Dehgan, penulis utama dan ahli epidemiologi dikutip dari The Sun.

Studi yang diterbitkan di Neurology itu mengevaluasi hubungan antara ketiganya dan menemukan bahwa prosesnya lebih rumit dari yang dibayangkan.

Mereka mengumpulkan data dari studi genetik yang mencakup 21.982 pasien dengan penyakit alzheimer dan 41.944 orang yang sehat.

Data tersebut dibandingkan dengan 18.759 orang dengan dan tanpa gangguan depresi mayor dan 446.118 orang yang kebiasaan tidurnya telah dicatat.

Risiko alzheimer ditentukan berdasarkan studi genetik, yang mana penyakit tersebut didiagnosis melalui otopsi atau pemeriksaan klinis.

Orang-orang pagi hari dianggap sebagai burung-burung, bangun di pagi hari dan lelah lebih awal di malam hari. Orang malam biasa disebut burung hantu karena lebih sulit bangun pagi hari dan lebih produktif di sore hari, sehingga memilih tidur larut malam.

Para peneliti pun menggunakan teknik pengacakan mendel yang menggunakan varian genetik terkait dengan faktor risiko potensial, seperti insomnia.

Tujuannya, mereka ini menemukan hubungan dengan suatu penyakit, akan tetapi mereka tidak menemukan bukti adanya hubungan antara alzheimer dan masalah tidur atau depresi.

Namun, orang dengan risiko genetik dua kali lipat mengalami alzheimer dan satu persen lebih mungkin terjadi pada orang yang bangun tidur lebih pagi.

Efek yang ditemukan dari asosiasi itu kecil dan hanya menunjukkan kemungkinan hubungan, bukan sebab dan akibat. Dr Dehghan mengatakan populasi yang lebih tua telah menyebabkan peningkatan prevalensi penyakit alzheimer dan depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian

5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 17:49 WIB

Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya

Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:08 WIB

Mengungkap Misteri Sulit Bangun Pagi dan Suka Begadang

Mengungkap Misteri Sulit Bangun Pagi dan Suka Begadang

Your Say | Sabtu, 27 Desember 2025 | 06:45 WIB

8 Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan Mental, Produktivitas, dan Fokus Harian

8 Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan Mental, Produktivitas, dan Fokus Harian

Lifestyle | Kamis, 18 Desember 2025 | 20:44 WIB

Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia

Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia

Lifestyle | Minggu, 23 November 2025 | 13:05 WIB

Bukan Cuma Kopi, Ini 5 Ritual Pagi yang Bisa Bikin Harimu Lebih Produktif

Bukan Cuma Kopi, Ini 5 Ritual Pagi yang Bisa Bikin Harimu Lebih Produktif

Your Say | Selasa, 04 November 2025 | 13:59 WIB

Rahasia Anti Kesiangan Terbongkar! 7 Langkah Sederhana Ubah Malam Jadi Sahabat, Pagi Jadi Semangat

Rahasia Anti Kesiangan Terbongkar! 7 Langkah Sederhana Ubah Malam Jadi Sahabat, Pagi Jadi Semangat

Your Say | Minggu, 02 November 2025 | 14:44 WIB

7 Jenis Insomnia yang Jarang Diketahui, Penyebab dan Cara Mengatasinya

7 Jenis Insomnia yang Jarang Diketahui, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:29 WIB

Ulasan Buku Granny Loves to Dance: Saat Nenek Tercinta Terkena Alzheimer

Ulasan Buku Granny Loves to Dance: Saat Nenek Tercinta Terkena Alzheimer

Your Say | Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:35 WIB

Sekolah Pagi Buta: Antara Ambisi Dedi Mulyadi dan Tumbuh Kembang Anak

Sekolah Pagi Buta: Antara Ambisi Dedi Mulyadi dan Tumbuh Kembang Anak

Liks | Rabu, 04 Juni 2025 | 07:39 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB