Mudah Didapat, Ini 3 Bahan Rumahan untuk Menghilangkan Ketombe

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 23 Agustus 2020 | 16:20 WIB
Mudah Didapat, Ini 3 Bahan Rumahan untuk Menghilangkan Ketombe
Ilustrasi rambut berketombe. (Shutterstock)

Suara.com - Ketombe memang sering kali mengganggu sebagai masalah kulit kepala yang paling umum. Ketombe juga sering bikin orang-orang tidak percaya diri.

Melansir dari Insider, Joshua Zeichner, MD, Direktur Riset Kosmetik dan Klinis di Departemen Dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai menyatakan bahwa ketombe adalah hasil reaksi tubuh terhadap jamur yang hidup secara alami di kulit, termasuk di kulit kepala. 

Memang telah banyak produk rambut yang menawarkan pengobatan ketombe. Namun jika Anda menghindari bahan kimiawi, berikut adalah beberapa bahan alami yang dapat mengatasi ketombe, antara lain:

Cuka Sari Apel

Menurut Zeichner, cuka sari apel dapat mengatasi masalah ketombe karena memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang membunuh jamur penyebab ketombe. Cuka sari apel juga dengan sifat astringent mampu mengecilkan pori-pori dan menghilangkan minyak berlebih.

Waspada efek samping sari cuka apel. (Shutterstock)
Waspada efek samping sari cuka apel. (Shutterstock)

Untuk penggunaannya, Zeichner mengatakan untuk penggunaan cuka apel bisa diencerkan dengan air kemudian oleskan di kepala. Biarkan beberapa menit kemudian bilas. 

Baking Soda

Baking soda memiliki sifat antijamur ringan dan eksfoliasi yang bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki pengelupasan di kulit kepala.

"Eksfoliasi dapat membantu menghilangkan penumpukan dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat di kulit kepala," kata Kaveri Karhade, MD, dokter kulit bersertifikat di daerah San Francisco.

Menurut Karhade, penggunaan bahan ini bisa dilakukan dengan mencampurkan sekitar satu sendok baking soda ke dalam sampo biasa atau air. Kemudian pijatkan dan gosok kulit kepala dengan vaking soda yang telah dicampur.

Lidah Buaya

Gel lidah buaya dikenal memiliki sifat melembapkan. Hal ini yang membuat lidah buaya mampu mengatasi rasa gatal yang menyertai kulit kering di kulit kepala.

Lidah Buaya (Shutterstock)
Lidah Buaya (Shutterstock)

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa lidah buaya memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat menurunkan jamur di kulit kepala dan mengurangi timbulnya ketombe.

Oleskan gel lidah buaya di kulit kepala yang bermasalah. Biarkan selama 30 menit, kemudian bilas dengan air. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Manfaat Cuka Apel untuk Kecantikan, Usir Jerawat

3 Manfaat Cuka Apel untuk Kecantikan, Usir Jerawat

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2020 | 10:40 WIB

Wajib Tahu! Ini 4 Penyebab Umum Kerontokan Rambut pada Perempuan

Wajib Tahu! Ini 4 Penyebab Umum Kerontokan Rambut pada Perempuan

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:30 WIB

Selain Ampuh Atasi Jerawat, Tea Tree Oil Juga Bisa Atasi Masalah Rambut

Selain Ampuh Atasi Jerawat, Tea Tree Oil Juga Bisa Atasi Masalah Rambut

Your Say | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB