Pantau Tumbuh Kembangnya, Ini 3 Jenis Medical Check Up yang Dibutuhkan Anak

Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:50 WIB
Pantau Tumbuh Kembangnya, Ini 3 Jenis Medical Check Up yang Dibutuhkan Anak
Ilustrasi konsultasi dokter anak. (Shutterstock)

Suara.com - Medical Check Up (MCU) atau uji kesehatan menyeluruh identik dengan tindakan kesehatan yang dilakukan oleh orang dewasa muda atau orang lanjut usia. Tapi apakah anak-anak juga perlu melalukan MCU?

Menurut seorang dokter patologi klinik dari Rumah Sakit Santo Carolus, dr. Bettia M Bermawi SpPK, dalam beberapa kasus, MCU bagi anak cukup diperlukan. Beberapa uji kesehatan yang diperlukan anak diantaranya adalah;

1. Pemeriksaan hematologi
Kata Bettia, ada hubungan antara masalah anemia dengan tingkat kepintaraan anak. "Masalah anemia ada pada nutrisi," tambahnya saat berbicara di hadapan media beberapa waktu lalu.

Pemeriksaan paling sederhana adalah melakukan pemeriksaan hematologi menyeluruh meliputi sel darah putih, sel darah merah, dan platelet. Kata Bettia, jika orangtua melihat anak memiliki masalah mengikuti pelajaran di sekolah, baiknya melakukan pemeriksaan hematologi untuk mendapatkan solusi.

2. Diagnosis obesitas
Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian atau FAO, Indonesia termasuk negara dengan tingkat pertumbuhan kegemukan atau obesitas anak-anak tertinggi di Asia-Pasifik.

Menurut data Riskedas tahun 2013, tingkat kegemukan secara nasional pada anak usia 5 sampai 12 tahun masih tinggi yaitu sebesar 18,8 persen. Untuk itu, penting bagi orangtua untuk membawa buah hati mereka yang memiliki berat badan berlebih dan melakukan diagnosis obesitas.

Dokter akan mencari tahu riwayat kesehatan dan memeriksa kondisi fisik anak. Pemeriksaan fisik sendiri meliputi mengukur tinggi badan dan berat badan, memeriksa tanda vital seperti suhu tubuh, detak jantung, dan tekanan darah, serta pemeriksaan kondisi organ lainnya, seperti paru-paru, jantung, lambung dll.

3. MCU ketika anak tak kunjung memasuki masa pubertas
Kata Bettia, beberapa anak mengalami masalah puber entah itu terlalu cepat atau malah terlambat. Untuk mencari tahu penyebab dan menekan masalah jangka panjang, Bettia menyarankan orangtua yang memiliki anak terlambat memasuki masa pubertas untuk melakukan MCU.

Selanjutnya, dokter dapat memberikan solusi mulai dari terapi hormon seks sampai terapi hormon pertumbuhan. "Sering kali dengan pengecekan akurat dan tepat, bisa diintevensi dengan cepat. Anak pun mendapat manfaat. Jangan menunggu mereka dewasa karena penyakit jantung udah mulai menimpa orang yang semakin muda," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibuang di Rumah Sakit, Cerita Bocah 9 Tahun Kembali Bertemu Orang Tuanya

Dibuang di Rumah Sakit, Cerita Bocah 9 Tahun Kembali Bertemu Orang Tuanya

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:31 WIB

Ada 5 Anak, Ini Cara Zaskia Adya Mecca Hindari Baby Blues Pasca Melahirkan

Ada 5 Anak, Ini Cara Zaskia Adya Mecca Hindari Baby Blues Pasca Melahirkan

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 11:59 WIB

Siasat Edutania Mendongeng di Tengah Pandemi, dari Panggung ke Youtube

Siasat Edutania Mendongeng di Tengah Pandemi, dari Panggung ke Youtube

Jogja | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB