Duh, Hampir 500 Juta Anak di Dunia Tak Punya Akses Pembelajaran Jarak Jauh

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 28 Agustus 2020 | 16:03 WIB
Duh, Hampir 500 Juta Anak di Dunia Tak Punya Akses Pembelajaran Jarak Jauh
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh. (pixabay)

Suara.com - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi solusi kegiatan belajar mengajar ketika sekolah tatap muka tidak dianjurkan, akibat pandemi Covid-19 yang menyerang dunia.

Sayangnya, belum semua anak di dunia bisa menikmati PJJ. Bahkan data Dana Anak-anak PBB (UNICEF) mengatakan, ada sekitar 463 anak di dunia yang tidak memiliki televisi, radio, atau internet untuk bisa mengikuti PJJ.

Dilansir VOA Indonesia, ada sekitar 1,5 miliar anak-anak yang terpaksa tidak dapat mengikuti pelajaran di kelas karena pandemi.

UNICEF menyatakan 49 persen anak-anak di kawasan sub-Sahara Afrika tidak dapat mengakses PJJ apapun.

Di Afrika Barat dan Tengah angkanya adalah 48 persen, dan di Afrika Utara serta Timur Tengah angkanya adalah 40 persen.

Lebih dari 200 juta anak-anak di Asia Selatan, Asia Timur, dan kawasan Pasifik tidak mampu melanjutkan pendidikan di luar ruang kelas mereka.

"Banyaknya anak-anak yang pendidikannya terputus sama sekali selama berbulan-bulan merupakan situasi darurat pendidikan global," kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

"Dampaknya dapat dirasakan dalam bidang ekonomi dan kemasyarakatan dalam beberapa dekade mendatang," lanjutnya.

Di Myanmar, seluruh tiga juta orang yang tinggal di negara bagian Rakhine yang rusuh menjalani situasi hampir sepenuhnya lockdown dengan meningkatnya jumlah kasus baru Covid-19.

Baca Juga: Anak Bertubuh Pendek Sudah Pasti Stunting, Benarkah?

Sebagian besar, dari 100 lebih kasus baru yang dilaporkan di Myanmar dalam beberapa hari ini, ditemukan di Rakhine, di mana fasilitas layanan kesehatan tidak memenuhi standar dan sangat terbatas jumlahnya.

Hanya satu orang dari setiap keluarga yang diizinkan meninggalkan rumah untuk berbelanja keperluan esensial berdasarkan peraturan karantina baru yang diberlakukan di Rakhine.

Rakhine dihuni juga oleh ratusan ribu warga etnis Rohingya yang tinggal di kamp-kamp pengungsi menyusul pertempuran antara militer dan pemberontak dari etnis minoritas Rohingya.

Para pakar kesehatan telah memperingatkan bahwa virus corona dapat menyebar di kamp-kamp yang penuh sesak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI