Dinilai Berbahaya, BPOM AS Temukan Hand Sanitizer Dikemas di Wadah Makanan!

Silfa Humairah Utami | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 20:01 WIB
Dinilai Berbahaya, BPOM AS Temukan Hand Sanitizer Dikemas di Wadah Makanan!
Ilustrasi hand sanitizer. [Shutterstock]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA US) menemukan beberapa produk hand sanitizer atau cairan pembersih tangan dikemas dalam wadah makanan dan minuman, menimbulkan kekhawatiran orang secara tidak sengaja menelannya, Kamis (27/8/2020).

Badan kesehatan setempat itupun memperingatkan konsumen tentang produk pembersih ini, yang dikemas dalam berbagai wadah. Mulai dari kaleng bir, botol air, botol vodka, hingga kantong makanan anak-anak.

Selain itu, petugas juga menemukan hand sanitizer dengan rasa makanan seperti coklat dan rasberry.

Pembersih tangan biasanya mengandung 60 hingga 70 persen alkohol, sehingga bisa menjadi racun saat tertelan. Terutama untuk anak kecil yang lebih mungkin mengalami keracunan.

"Saya semakin prihatin tentang pembersih tangan yang dikemas menjadi produk yang dapat dikonsumsi. Produk ini dapat membingungkan konsumen yang bisa secara tidak sengaja menelan produk berpotensi mematikan ini," kata Komisaris FDA Dr. Stephen Hahn, dilansir Live Science.

BPOM AS telah mengidentifikasi beberapa masalah keamanan dengan banyak produk cairan pembersih tangan, yang membanjiri pasar di tengah pandemi Covid-19.

Sejak Juni, mereka telah menemukan lusinan produk hand sanitizer yang mengandung metanol, zat beracun yang dapat menyebabkan mual, muntah kebutaan permanen, kejang, bahkan kematian, apabila tertelan.

Mereka juga mengatakan akan meminta produsen untuk menarik kembali produk cairan pembersih tangan yang berpotensi berbahaya dan mengeluarkannya dari pasar.

Sebuah laporan baru-baru ini dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC US) mencatat setidaknya empat orang di negara tersebut meninggal akibat menenggak cairan ini yang tercemar metanol.

Sekitar 12 orang lainnya mengalami efek kesehatan yang serius seperti kehilangan penglihatan dan kejang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 5 Tips Hindari Kulit Kering Karena Penggunaan Hand Sanitizer Berlebihan

Ini 5 Tips Hindari Kulit Kering Karena Penggunaan Hand Sanitizer Berlebihan

Jabar | Rabu, 26 Agustus 2020 | 14:05 WIB

COVID-19, Gojek Sedia Hand Sanitizer Lifebuoy Bagi Mitra dan Pelanggan

COVID-19, Gojek Sedia Hand Sanitizer Lifebuoy Bagi Mitra dan Pelanggan

Otomotif | Selasa, 25 Agustus 2020 | 06:30 WIB

Mengandung Bahan Beracun, Waspadai Dampak Metanol pada Hand Sanitizer

Mengandung Bahan Beracun, Waspadai Dampak Metanol pada Hand Sanitizer

Tekno | Senin, 24 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB