Kabar Baik, Wanita Cenderung Tidak Mengalami Gejala Covid-19 Parah!

Senin, 31 Agustus 2020 | 16:03 WIB
Kabar Baik, Wanita Cenderung Tidak Mengalami Gejala Covid-19 Parah!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Semua orang memang tidak kebal virus corona Covid-19, tapi ternyata infeksi ini dapat memengaruhi masing-masing jenis kelamin secara berbeda.

Beberapa penelitian mengungkapkan pria lebih rentan terhadap infeksi Covid-19 dan mereka juga lebih cenderung menderita gejala yang lebih parah daripada wanita. Data juga menunjukkan tingkat kematian yang lebih tinggi di antara pria.

Sekarang, sebuah studi baru menunjukkan bahwa estrogen dapat mengurangi keparahan Covid-19 pada wanita.

Estrogen adalah hormon yang penting untuk perkembangan seksual dan reproduksi. Wanita cenderung memiliki kadar yang lebih tinggi daripada pria.

Pada wanita, hormon-hormon tersebut berperan dalam siklus menstruasi dan sistem reproduksi.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Bagaimana Estrogen Membantu Mengurangi Keparahan Covid-19?

Hasil dari studi baru yang terbit dalam jurnal Current Hypertension Reports ini berasal dari tinjauan data praklinis yang dipublikasikan tentang aktivitas hormon khusus jenis kelamin, terutama estrogen.

Peneliti menemukan estrogen membantu menurunkan tingkat ACE2 di jantung, yang secara tidak langsung membantu mengurangi keparahan Covid-19 pada wanita.

Angiotensin-converting enzyme2 (ACE2), yang melekat pada membran sel di jantung, arteri, ginjal, dan usus, merupakan reseptor seluler dari virus corona yang bertanggung jawab atas infeksi Covid-19. ACE2 membantu membawa virus ke dalam sel sistem organ tersebut.

Baca Juga: Terlalu Banyak Olahraga, Wanita Ini Malah Terancam Penyakit Mematikan

"Kami tahu virus corona memengaruhi jantung dan kami tahu bahwa estrogen melindungi terhadap penyakit kardiovaskular pada wanita," kata penulis utama Leanne Groban dari Wake Forest Baptist Health Center, AS, dilansir The Health Site.

"Jadi penjelasan yang paling mungkin, tampaknya, adalah karena perbedaan hormonal antar jenis kelamin,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI