Anak Cerdas Terbukti Lebih Panjang Umur, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Risna Halidi

Selasa, 01 September 2020 | 13:32 WIB
Anak Cerdas Terbukti Lebih Panjang Umur, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Ilustrasi anak cerdas (shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa anak-anak dengan kecerdasan tinggi memiliki risiko lebih rendah terhadap penyebab utama kematian karena merokok termasuk penyakit jantung, stroke, dan kanker

Temuan dari penelitian terbesar hingga saat ini melaporkan penyebab kematian pada laki-laki dan perempuan di seluruh dunia adalah karena gaya hidup, terutama merokok tembakau.

Dikutip dari Zeenews, diketahui bahwa sejauh ini merokok merupakan komponen penting dalam efek kecerdasan pada perbedaan angka kematian antara anak dengan IQ tinggi dan rendah.

Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa rata-rata individu dengan IQ yang lebih tinggi cenderung hidup sedikit lebih lama dibandingkan mereka yang memiliki IQ lebih rendah, namun sebagian besar didasarkan pada data dari wajib militer laki-laki yang ditindaklanjuti hanya pada usia dewasa. 

Peneliti dari University of Edinburgh di Inggris mulai memeriksa hubungan antara skor tes kecerdasan yang diukur pada usia 11 tahun dan penyebab utama kematian pada laki-laki dan perempuan sampai usia 79 tahun. 

Temuan ini didasarkan pada data dari 33.536 laki-laki dan 32.229 perempuan yang lahir di Skotlandia pada tahun 1936, yang menjalani tes kecerdasan anak yang divalidasi pada usia 11 tahun, dan dikaitkan dengan penyebab kematian sampai Desember 2015. 

Penyebab kematian termasuk penyakit jantung koroner, stroke, kanker spesifik, penyakit pernafasan, penyakit pencernaan, demensia, serta penyebab eksternal termasuk bunuh diri dan kematian karena cidera.

Setelah memperhitungkan beberapa faktor yang dapat memengaruhi hasil seperti usia, jenis kelamin dan status sosial ekonomi, para peneliti menemukan bahwa kecerdasan anak yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah sampai usia 79 tahun.

Sebagai contoh, skor tes yang lebih tinggi dikaitkan dengan 28 persen penurunan risiko kematian akibat penyakit pernafasan, 25 persen mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner, dan 24 persen mengurangi risiko kematian akibat stroke. 

baca juga

Hubungan penting lainnya terlihat karena kematian akibat cidera, kanker karena merokok (terutama paru-paru dan perut) serta penyakit pencernaan dan kepikunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Uban di Usia Muda Jadi Tanda Risiko Masalah Jantung

Studi: Uban di Usia Muda Jadi Tanda Risiko Masalah Jantung

Health | Selasa, 01 September 2020 | 13:19 WIB

Berbagi Paket Perawatan Rambut untuk Para Tenaga Medis

Berbagi Paket Perawatan Rambut untuk Para Tenaga Medis

Press Release | Selasa, 01 September 2020 | 12:31 WIB

Pria Ini Punya Gaya Hidup Nyentrik, Harus Pakai Popok Bayi Setiap Hari

Pria Ini Punya Gaya Hidup Nyentrik, Harus Pakai Popok Bayi Setiap Hari

Lifestyle | Selasa, 01 September 2020 | 11:18 WIB

Terkini

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

×