Studi: Hormon Oksitosin Bisa Redakan Masalah Pencernaan akibat Stres

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 01 September 2020 | 20:13 WIB
Studi: Hormon Oksitosin Bisa Redakan Masalah Pencernaan akibat Stres
Ilustrasi sistem pencernaan

Suara.com - Pernah merasa mual, kembung, muntah atau diare saat mengalami stres maupun tegang? Dalam hal ini, oksitosin atau hormon cinta disebut bisa meredakan berbagai gejala tersebut.

Penelitian yang diterbitkan di The Journal of Physiology menunjukkan bahwa oksitosin atau hormon cinta memiliki peran dalam meredakan gangguan pencernaan akibat stres seperti kembung, ketidaknyamanan, mual, dan diare.

Melansir dari Medical Xpress, stres dapat mengganggu fungsi gastrointestinal dan menyebabkan penundaan pengosongan lambung.

Penundaan pengosongan lambung ini menyebabkan kembung, rasa tidak nyaman di perut, mual, dan menyebabkan diare.

Para peneliti dari Penn State University telah menunjukkan bahwa sirkuit saraf oksitosin memainkan peran utama dalam respons lambung terhadap beban stres.

Aktivasi oksitosin membalikkan penundaan pengosongan lambung, sehingga meningkatkan tonus lambung dan motilitas.

Studi ini menunjukkan bahwa oksitosin mempengaruhi secara langsung jalur saraf yang terlibat dalam respons stres dan memainkan peran utama dalam respons lambung.

Kemampuan untuk merespons stres dengan tepat penting untuk kenormalan fungsi fisiologi.

Sementara respon yang tidak tepat terhadap stres atau ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan stres dapat memicu dan memperburuk gejala gangguan pencernaan, termasuk pengosongan lambung yang tertunda.

Ilustrasi oksitosin alias hormon cinta. (Shutterstock)
Ilustrasi oksitosin alias hormon cinta. (Shutterstock)

Untuk mengidentifikasi target perawatan yang lebih efektif untuk respons lambung yang tidak teratur terhadap stres, penting untuk terlebih dahulu memahami bagaimana stres biasanya memengaruhi fungsi perut.

Studi mereka memberikan informasi baru tentang peran oksitosin dalam mengendalikan saraf dan sirkuit masalah pencernaan akibat stres. Para peneliti berharap studi ini bisa menjadi referensi untuk pengembangan pengobatan dengan pertimbangan oksitosin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Batuk, Anak-Anak Terinfeksi Covid-19 Cenderung Alami Gejala  Diare!

Bukan Batuk, Anak-Anak Terinfeksi Covid-19 Cenderung Alami Gejala Diare!

Health | Selasa, 01 September 2020 | 17:59 WIB

7 Cara Menjaga Sistem Pencernaan Tetap Sehat, Coba Hindari Alkohol!

7 Cara Menjaga Sistem Pencernaan Tetap Sehat, Coba Hindari Alkohol!

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:41 WIB

Gumoh Tanda Anak Sudah Kenyang?

Gumoh Tanda Anak Sudah Kenyang?

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB