Seperti Kelereng, Ini Tampilan Virus Corona Saat Serang Saluran Pernapasan!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 03 September 2020 | 10:26 WIB
Seperti Kelereng, Ini Tampilan Virus Corona Saat Serang Saluran Pernapasan!
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Suara.com - Virus corona jenis baru menyerang saluran pernapasan manusia. Untuk melihat bagaimana SARS-CoV-2 bereplikasi di dalam tubuh manusia, ilmuwan menangkap gambar virus penyebab Covid-19 ini dengan mikroskop elektron.

Gambar baru menunjukkan tampilan close-up dari virus corona Covid-19 saat ia menyerang sel-sel yang melapisi seluran pernapasan manusia.

Hasil pemindaian ini memberikan tampilan sekilas tentang jumlah partikel virus yang diproduksi selama infeksi. Memang, sel yang terinfeksi dapat menghasilkan ribuan partikel virus, menurut peneliti.

Dilansir Live Science, Camille Ehre, asisten profesor institut Marsico Lung Fakultas Kedokteran Universitas Carolina Utara, merilis gambar ini pada Rabu (2/9/2020) di The New England Journal of Medicine.

Para peneliti pertama-tama menginfeksi sel saluran pernapasan manusia dengan SARS-CoV-2 di piring laboratorium, dan kemudian memeriksa selnya setelah empat hari.

Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)
Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (Jurnal/New England Journal of Medicine)

Gambaran yang berbentuk seperti mie itu adalah silia, atau struktur seperti rambut di permukaan beberapa sel saluran pernapasan.

Ujung silia melekat pada untaian lendir seperti jaring, yang secara alami ada di jalan napas. Sedangkan bola-bola kecil mirip kelerang adalah partikel SARS-CoV-2.

Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)
Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (Jurnal/New England Journal of Medicine)

Jika diperbesar lagi, Anda akan bisa melihat struktur runcing pada permukaan partikel virus. Paku seperti mahkota inilah yang membuat virus dinamai corona, yang dalam bahasa Latin adalah mahkota.

Paku inilah 'senjata' virus dalam menyerang manusia. Paku ini yang akan menempel pada reseptor dan menyebabkan reaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik, Layangan Ini Bergambar Virus Corona

Unik, Layangan Ini Bergambar Virus Corona

Foto | Kamis, 03 September 2020 | 08:31 WIB

Virus Corona dalam Darah Bisa Prediksi Keparahan Covid-19

Virus Corona dalam Darah Bisa Prediksi Keparahan Covid-19

Health | Rabu, 02 September 2020 | 21:37 WIB

Warna Dahak Bisa Deteksi Adanya Virus Corona Covid-19, Begini Cirinya!

Warna Dahak Bisa Deteksi Adanya Virus Corona Covid-19, Begini Cirinya!

Health | Kamis, 03 September 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB