alexametrics

Olahraga dapat Melawan Stres dengan Tingkatkan Produksi Protein di Otak!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah
Olahraga dapat Melawan Stres dengan Tingkatkan Produksi Protein di Otak!
Olahraga menggunakan masker. (Shutterstock)

Protein ini disebut neuromodulator galanin.

Suara.com - Olahraga dapat meningkatkan kesehatan fisik sekaligus mental, yaitu dengan meningkatkan kadar neuromodulator galanin, protein yang memengaruhi stres dan suasana hati. Inilah yang ditunjukkan oleh penelitian baru yang terbit di Jneurosci.

Untuk memeriksa hubungan olahraga dan caranya menghilangkan stres, peneliti mengukur perilaku cemas pada tikus 24 jam setelah mereka dibikin stres.

Kemudian tikus dibebaskan untuk bermain roda, yang diartikan sebagai olahraga, selama tiga minggu.

Peneliti menemukan, tikus-tikus ini jadi menunjukkan lebih sedikit perilaku kecemasan dibandingkan tikus yang tidak berolahraga.

Baca Juga: Kasihan, Anak-anak Pengungsi Stres karena Pandemi COVID-19

Ilustrasi olahraga angkat beban. (Pexels)
Ilustrasi olahraga (Pexels)

Tikus juga mengalami peningkatan kadar galanin di locus coeruleus, sekelompok neuron di batang otak yang terlibat dalam respons stres.

Dilansir The Health Site, peningkatan protein tersebut tidak mengubah aspek lain dari perilaku hewan, menunjukkan bahwa protein tersebut hanya akan diproduksi selama periode stres tinggi.

Olahraga juga merangsang produksi hormon endorfin akibat adanya aliran adrenalin. Ini adalah neurotransmitter yang membuat perasaan menjadi bahagia.

Di sisi lain, olahraga dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan pencernaan di samping memperkuat sistem kekebalan.

Jenis olahraga apa pun dapat dilakukan, yang terpenting adalah membuat jantung berdetak lebih cepat.

Baca Juga: Studi: Hormon Stres Bisa Tingkatkan Kadar Gula Darah

Komentar