Pentingnya Edukasi Gizi Pada Remaja Untuk Cegah Stunting di Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Kamis, 03 September 2020 | 19:25 WIB
Pentingnya Edukasi Gizi Pada Remaja Untuk Cegah Stunting di Indonesia
Ilustrasi tinggi badan anak, tubuh pendek atau stunting. ( Shutterstock)

Suara.com - Stunting masih menjadi isu besar yang memerlukan perhatian. Oleh karena itu, upaya menurunkan angka stunting terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, pemerintah maupun swasta. 

Tak hanya pada balita, remaja juga menjadi kelompok usia potensial yang bisa dilibatkan dalam berbagai program pencegahan stunting sejak dini. 

Data Kementerian Kesehatan mengungkap, dari 23 persen populasi penduduk Indonesia adalah anak dan remaja. Sayangnya, 25 persen atau 1/4 remaja menderita stunting atau tubuh pendek karena kurang gizi.

Menurut Global Health survei 2015 hal itu dikarenakan banyak remaja jarang mengonsumsi sarapan dan 93 persen di antaranya kurang makan serat seperti sayur buah.

Stunting hambat tinggi badan anak. (Shutterstock)
Stunting hambat tinggi badan anak. (Shutterstock)

Selain itu,  angka pernikahan remaja di Indonesia yang tinggi. Hal itu juga berkontribusi pada kejadian stunting.

Pengetahuan mereka masihlah sangat terbatas, khususnya mengenai pentingnya gizi dan stimulasi yang tepat. Di saat itu pula mereka harus menikah, hamil dan menjadi seorang ibu.

Padahal, kata Direktur Gizi Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Dr.Dhian Probhoyekti, SKM.MA, gizi remaja memiliki implikasi penting dalam mencapai target pembangunan dan kesehatan Indonesia. 

"Ini karena remaja menjadi kesempatan kedua bagi kita untuk memperbaiki kualitas gizi setelah balita. Khususnya remaja putri yang merupakan calon ibu yang dapat memperbaiki status gizi bangsa ini di masa depan,” ungkap Dhian dalam diskusi nasional yang membahas Program Promosi Gizi Remaja Berbasis Sekolah secara daring, Kamis (3/9/2020).

Hal inilah yang membuat Program Promosi Gizi Remaja Berbasis Sekolah/School-Based Nutrition Promotion (SBNP) diluncurkan oleh SEAMEO RECFON (Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition) atau Pusat Kajian Gizi Regional Asia Tenggara.

baca juga

Ini nantinya akan menjadi platform berbasis website dan Buku Kompilasi Kegiatan SBNP di Indonesia.

"SBNP meliputi ilmu parenting, kesehatan reproduksi, termasuk pola makan yang bergizi, perlu diberikan kepada remaja sejak usia pubertas. Pengetahuan tersebut bisa diajarkan di sekolah-sekolah bersama dengan informasi kesehatan reproduksi. Ini karena remaja memiliki peranan penting sebagai agen perubahan untuk mengurangi kasus stunting di Indonesia.” kata Direktur SEAMEO RECFON, Dr Muchtaruddin Mansyur, SpOK, PhD.

Program ini menjadi sangat penting. kareja kata Ravi Menon, Country Director dari GAIN Indonesia yang menjadi mitra program SBNP, keberhasilan program edukasi gizi pada remaja akan berhasil bila ada kerjasama multisektoral.

“Kerjasama multisektoral sangatlah penting. Saat ini banyak organisasi melakukan upaya perbaikan gizi remaja dengan keahliannya masing-masing. Jika kemampuan ini saling bersinergi, maka dampak yang akan terjadi pasti lebih besar”, kata Ravi Menon, Country Director dari GAIN Indonesia.

Ilustrasi stunting
Ilustrasi stunting

Diharapkan program ini dapat memberikan informasi mengenai kegiatan SBNP di Indonesia ke masyarakat luas.  Kehadiran SBNP Platform dan Buku Kompilasi Kegiatan SBNP dapat dimanfaatkan sebagai media dokumentasi yang dapat diakses dan digunakan oleh berbagai pihak sesuai dengan kebutuhan

Terutama bagaimana merespon kegiatan SBNP pada saat kondisi pandemi Covid-19, saat semua kegiatan banyak dilakukan melalui media digital dan para siswa melakukan pembelajaran dari rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menakar Pentingnya Peran Remaja dalam Isu Pengentasan Stunting di Indonesia

Menakar Pentingnya Peran Remaja dalam Isu Pengentasan Stunting di Indonesia

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 19:22 WIB

Mensos: Penanganan Stunting Bukan hanya Masalah Kesehatan

Mensos: Penanganan Stunting Bukan hanya Masalah Kesehatan

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 19:16 WIB

Anak Bertubuh Pendek Sudah Pasti Stunting, Benarkah?

Anak Bertubuh Pendek Sudah Pasti Stunting, Benarkah?

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×