5 Tips Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 04 September 2020 | 08:16 WIB
5 Tips Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi sebagian pasangan, kehamilan merupakan sesuatu yang diidam-idamkan. Dalam artikel kali ini, akan dibahas tips cepat hamil dengan cara meningkatkan peluang kehamilan.

Kehamilan terjadi ketika sel telur yang dibuahi oleh sperma berhasil tertanam di dalam lapisan rahim. Hasil pembuahan inilah yang nantinya akan menjadi janin.

Kehamilan merupakan kondisi umum yang dapat terjadi pada wanita dalam usia reproduktif. Namun, pada beberapa kasus, kondisi ini baru dapat terwujud setelah dilakukannya serangkaian upaya ekstra.

Berikut ini tips cepat hamil yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Pemeriksaan Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi organ reproduksi istri dan suami. Jika organ reproduksi kedua pihak dalam kondisi normal maka peluang terjadinya kehamilan akan tinggi, begitu pula sebaliknya.

Hal ini karena organ reproduksi yang normal akan menghasilkan sperma dan sel telur yang baik. Selain itu, pemeriksaan kesehatan ini juga dapat membantu pasangan untuk mengetahui langkah yang harus dilakukan selanjutnya apabila kondisi organ reproduksi ternyata dalam keadaan kurang baik.

2. Gaya Hidup Sehat

Tips cepat hamil berikutnya adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Upaya ini perlu dilakukan untuk menjaga kualitas sel telur dan sperma. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam menerapkan gaya hidup sehat.

Pertama, Anda dan pasangan perlu mengonsumsi makanan sehat yang mengandung vitamin dan mineral tinggi. Kedua, hindarilah kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol. Selain itu, berolahraga secara teratur juga merupakan aktivitas yang tak kalah penting untuk dilakukan.

3. Masa Subur

Mengetahui masa subur wanita akan membantu menghitung peluang kehamilannya. Jika melakukan hubungan intim pada fase subur ini, peluang kehamilan dapat meningkat.

Fase ini terjadi sekitar 14 hari setelah hari pertama menstruasi. Pasangan dapat menghitung sendiri masa subur sang wanita berdasarkan siklus haid ini.

Namun, masa subur ini dapat bergeser karena banyak faktor, seperti kelelahan ataupun stres. Jika tips ini belum memberikan hasil, Anda dan pasangan dapat menyimak tips selanjut.

4. Frekuensi Hubungan Intim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Seks Anal Bisa BIkin Perempuan Hamil?

Benarkah Seks Anal Bisa BIkin Perempuan Hamil?

Jabar | Rabu, 02 September 2020 | 22:15 WIB

Vagina Gemuk Bikin Susah Proses Persalinan, Benarkah?

Vagina Gemuk Bikin Susah Proses Persalinan, Benarkah?

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 21:30 WIB

Bisa Picu Kehamilan, Jangan Minum Antibiotik dan Pil KB Bersamaan!

Bisa Picu Kehamilan, Jangan Minum Antibiotik dan Pil KB Bersamaan!

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:19 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB