Hati-hati, Sindrom Ini Terjadi pada Anak-anak Setelah Terpapar Covid-19!

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Jum'at, 04 September 2020 | 10:41 WIB
Hati-hati, Sindrom Ini Terjadi pada Anak-anak Setelah Terpapar Covid-19!
Ilustrasi sakit (Shutterstock)

Suara.com - Covid-19 ternyata memengaruhi orang secara berbeda, termasuk masalah komplikasi yang dialami orang dewasa dan anak-anak.

Penyakit langka, yang disebut sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak (MIS-C) adalah repons imun berlebihan terhadap SARS-CoV-2. Umumya ini terjadi pada minggu keempat setelah anak tersebut terinfeksi virus corona.

Beberapa kasus terjadi di Imperial College London dan Rumah Sakit St. Mary di London. Dalam kasus mereka, puluhan anak di daerah itu menderita demam tinggi dan peradangan parah, yang tampaknya muncul sekitar satu bulan setelah terpapar virus corona.

Kondisi ini secara tidak 'proporsional' memengaruhi anak-anak berkulit hitam, Hispanik, dan Latin.

Dalam beberapa kasus MIS-C, ada yang menyerupai kelebihan bakteri pada sindrom syok toksik, kondisi langka berupa keracunan darah secara tiba-tiba, anak-anak yang dilarikan ke rumah sakit dengan gejala penyakit ini dan kegagalan organ.

Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Di sisi lain, mereka juga mengalami demam tinggi dan gejala peradangan yang mirip penyakit Kawasaki, yang menyerang pembuluh darah anak-anak.

Atau, penyakitnya bisa tidak terlihat seperti kedua kondisi di atas, meski anak-anak tetap mengalami demam tinggi dan peradangan yang meluas.

Untungnya, hampir semua anak yang dirawat dengan MIS-C selamat dan tampak sehat setelahnya. Tetapi bila tidak terdiagnosis atau tidak diobati, kondisi tersebut dapat merusak jantung secara permanen atau menyebabkan kematian.

Penyakit ini sangat baru sehingga tidak ada konsensus tentang beberapa ciri dasarnya atau tentang cara mengobatinya.

baca juga

Namun pengetahuan dan pengalaman dari para dokter yang telah menghadapi MIS-C musim panas ini, bersama dengan penelitian baru tentang para korbannya, mulai mengungkapkan petunjuk penting.

Dilansir Live Science, pada 20 Agustus, ada 694 kasus MIS-C dan 11 kematian dilaporkan ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC US). Sedangkan, ada sekitar 1.000 kasus tercatat dari seluruh dunia hingga akhir Juli.

Kebanyakan anak dirawat karena Covid-19, bukan karena MIS-C. Padahal, penyakit terakhir ini lebih berbahaya.

ilustrasi anak demam tinggi (Shutterstock)

Benang merah di semua kasus, kata Michael Levin, profesor Pediatri dan Kesehatan Anak Internasional di Imperial College London, adalah peradangan parah di berbagai sistem organ, sebagaimana dibuktikan dengan penanda darah, bersama dengan paparan SARS-CoV-2.

Tim Levin adalah orang pertama yang mendefinisikan MIS-C ketika melakukannya untuk Royal College of Pediatrics and Child Health.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemberian Vaksin Influenza Pada Ibu Hamil Bikin Anak Jadi Autis, Benarkah?

Pemberian Vaksin Influenza Pada Ibu Hamil Bikin Anak Jadi Autis, Benarkah?

Health | Jum'at, 04 September 2020 | 06:20 WIB

Kisah Anak-Anak Korban Penggusuran Tol JORR 2: Trauma hingga Panas Dingin

Kisah Anak-Anak Korban Penggusuran Tol JORR 2: Trauma hingga Panas Dingin

Jakarta | Kamis, 03 September 2020 | 20:02 WIB

Meski Sudah Membangun Antibodi, Virus Corona pada Anak Masih Terdeteksi

Meski Sudah Membangun Antibodi, Virus Corona pada Anak Masih Terdeteksi

Health | Kamis, 03 September 2020 | 18:39 WIB

Terkini

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 21:57 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

×