Tak Banyak yang Tahu, Menyusui Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 04 September 2020 | 15:45 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Menyusui Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan
Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Semua orang tahu tahu betapa pentingnya menyusui bayi kita. Faktanya, ASI adalah hadiah terbaik yang dapat diberikan seorang ibu kepada bayinya.

Air susu ibu memberi anak semua nutrisi penting yang dibutuhkan untuk tumbuh. Sisi baiknya menyusui bagi ibu adalah dapat membantu mereka menurunkan berat badan saat hamil.

Kebanyakan perempuan cemas tentang kehilangan berat badan saat mereka melahirkan. Jika Anda juga ada dalam daftar, jangan khawatir, Anda tidak sendiri.

Satu hal yang perlu diingat para ibu adalah bahwa seperti mereka tidak bisa menambah berat badan saat hamil dalam semalam, mereka juga tidak bisa menurunkannya dalam waktu yang sama.

Menyusui dikatakan dapat mempercepat proses penurunan berat badan.

Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)
Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)

Inilah ilmu di balik bagaimana menyusui bisa membuat Anda menurunkan berat badan saat hamil.

Saat menyusui, tubuh Anda menggunakan sel lemak yang disimpan di tubuh Anda selama kehamilan untuk menghasilkan susu. Proses menyusui membantu membakar sekitar 500-700 kalori per hari.

Pembakaran kalori tergantung pada berbagai faktor seperti jenis kalori yang Anda konsumsi, jumlah aktivitas fisik yang Anda lakukan.

Karena kebanyakan perempuan menghindari junk food dan makan banyak sayur dan buah saat menyusui, ini juga menjadi alasan mengapa mereka menurunkan berat badan lebih cepat.

Sebuah penelitian kecil terhadap 24 perempuan yang diterbitkan dalam Journal of Holistic Nursing menemukan bahwa sekitar setengah perempuan menemukan bahwa menyusui membantu mereka menurunkan berat badan pascapartum.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal HHS Public Access, penelitian yang dilakukan di antara perempuan Amerika menemukan bahwa menyusui setidaknya selama tiga bulan memang memiliki efek positif pada penurunan berat badan pascapersalinan.

Dalam studi lain yang diterbitkan dalam jurnal The American Journal of Clinical Nutrition, ditemukan bahwa menyusui dikaitkan dengan penurunan berat badan pascapartum.

Perempuan yang menyusui 6 persen lebih mungkin untuk kembali atau turun di bawah berat badan sebelum kehamilan dibandingkan perempuan yang memberi susu formula kepada bayinya.

Tidak hanya itu, perempuan yang menyusui bayinya selama enam belas bulan memiliki persentase lemak tubuh keseluruhan yang lebih rendah selama 5 tahun setelah melahirkan dibandingkan mereka yang tidak.

Meski bagi kebanyakan perempuan penurunan berat badan yang besar (lima-enam kilo) terjadi tepat setelah melahirkan, setelah itu perempuan cenderung secara alami kehilangan sekitar satu kilo sebulan, yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin IMD, Ibu Hamil Wajib Jalani Tes Covid-19 Sebelum Melahirkan

Ingin IMD, Ibu Hamil Wajib Jalani Tes Covid-19 Sebelum Melahirkan

Riau | Selasa, 01 September 2020 | 20:15 WIB

Catat, Ibu Wajib Tes Covid-19 Sebelum Lakukan Inisiasi Menyusui Dini

Catat, Ibu Wajib Tes Covid-19 Sebelum Lakukan Inisiasi Menyusui Dini

Health | Selasa, 01 September 2020 | 09:57 WIB

Kisah Polwan Berikan ASI kepada Bayi yang Ia Selamatkan

Kisah Polwan Berikan ASI kepada Bayi yang Ia Selamatkan

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB