Urine Kemerahan, Waspadai Tanda Kanker Prostat

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 08 September 2020 | 11:57 WIB
Urine Kemerahan, Waspadai Tanda Kanker Prostat
Ilustrasi buang air kecil. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker prostat adalah jenis kanker yang paling umum didiagnosis pada pria laki-laki Indonesia. Seorang bisa berisiko terkena penyakit ini jika urin Anda memiliki semburat kemerahan pada kulitnya.

Namun, tidak selalu mudah untuk mengetahui apakah seorang berisiko terkena kanker prostat. Itu karena gejalanya cenderung berkembang sangat lambat dalam jangka waktu yang lama.

Tapi, salah satu tanda peringatan paling umum dari kanker prostat adalah menemukan darah dalam urin Anda.

Kencing Anda mungkin tampak sedikit lebih merah dari biasanya jika ada darah di urin Anda. Ini bisa disebabkan oleh pembesaran prostat, yang juga merupakan tanda kanker prostat.

Ilustrasi seseorang konsultasi masalah prostat ke dokter. (Shutterstock)
Ilustrasi seseorang konsultasi masalah prostat ke dokter. (Shutterstock)

Jika ukuran prostat membesar, ia dapat menekan uretra, yang menyebabkan sejumlah gejala dengan urine Anda.

Setiap tanda darah di kencing Anda harus segera diperiksa oleh dokter - bahkan jika itu terjadi hanya sekali.

"Gejala dan tanda kanker prostat mungkin termasuk darah dalam urin [dan] darah dalam cairan mani," kata situs medis Cancer.Net.

Kondisi non-kanker prostat lainnya, seperti pembesaran prostat, dapat menyebabkan gejala serupa.

Jika khawatir tentang perubahan apa pun yang dialami, silakan bicarakan dengan dokter. Tenaga profesional akan menanyakan berapa lama dan seberapa sering Anda mengalami gejala tersebut, selain pertanyaan lainnya."

Tetapi hanya karena Anda menemukan darah di kencing Anda, itu tidak berarti Anda menderita kanker prostat.

Ada beberapa penyebab gejala yang berbeda, termasuk infeksi, batu ginjal, dan bahkan obat-obatan tertentu. Mengabaikan darah dalam urin Anda dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Dokter mungkin akan meminta untuk mengambil sampel urin agar dapat dianalisis di laboratorium.

Sementara itu, beberapa gejala kanker prostat yang lebih umum termasuk kehilangan kendali atas kandung kemih Anda, dan aliran urin berkurang.

Rasa sakit yang membakar saat buang air kecil juga bisa disebabkan oleh penyakit ini.

Gejala lain termasuk menemukan darah dalam air mani Anda, dan buang air kecil lebih banyak - terutama di malam hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Pria Gemuk Lebih Berisiko Meninggal Karena Kanker Prostat

Awas, Pria Gemuk Lebih Berisiko Meninggal Karena Kanker Prostat

Health | Rabu, 02 September 2020 | 20:05 WIB

Kebanyakan Lemak di Pinggang Tingkatkan Risiko Kematian Kanker Prostat

Kebanyakan Lemak di Pinggang Tingkatkan Risiko Kematian Kanker Prostat

Health | Rabu, 02 September 2020 | 15:58 WIB

Ejakulasi 21 Kali Sebulan Turunkan Risiko Kanker Prostat, Benarkah?

Ejakulasi 21 Kali Sebulan Turunkan Risiko Kanker Prostat, Benarkah?

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB