Jelang HAORNAS 2020, Kualitas Tidur Remaja Bisa Didapat dari Olahraga Rutin

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 08 September 2020 | 14:09 WIB
Jelang HAORNAS 2020, Kualitas Tidur Remaja Bisa Didapat dari Olahraga Rutin
Ilustrasi olahraga (shutterstock)

Suara.com - Hari Olahraga Nasional atau Haornas selalu diperingati setiap tanggal 9 September. Pada momentum ini, semua orang mestinya semakin sadar pentingnya olahraga bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh, baik anak-anak maupun orang tua.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Penn State University, menemukan berolahraga lebih banyak dari biasanya atau lebih banyak duduk dari biasanya selama sehari bisa memengaruhi tidur larut malam.

Para peneliti dalam studi mikro-longitudinal satu minggu, menemukan bahwa ketika remaja melakukan lebih banyak aktivitas fisik daripada biasanya, mereka tidur lebih awal, tidur lebih lama dan tidur lebih nyenyak.

Secara khusus, tim menemukan bahwa aktivitas fisik sedang maupun berat membuat remaja tidur 18 menit lebih awal dan tidur 10 menit lebih lama. Bahkan mereka juga memiliki tingkat efisiensi tidur yang 1 persen lebih baik di malam hari.

"Masa remaja adalah masa kritis untuk mendapatkan tidur yang cukup. Karena, tidur bisa memengaruhi kinerja kognitif dan kelas, stres dan perilaku makan," kata Lindsay Master, ilmuwan data di Penn State dikutip dari Medical Express.

Ibu dan anak olahraga yoga. (Shutterstock)
Ibu dan anak olahraga yoga. (Shutterstock)

Penelitian ini menunjukkan bahwa mendorong remaja untuk menghabiskan lebih banyak olahraga di siang hari bisa membantu meningkatkan kualitas tidur dan kesehatannya di malam hari.

Sebaliknya, para peneliti juga menemukan bahwa lebih banyak duduk di siang hari berkaitan dengan kesehatan dan kualitas tidur lebih buruk.

"Hubungan antara aktivitas fisik dan tidur ini bak jungkat-jungkit. Ketika Anda lebih banyak berolahraga, maka tidur akan lebih awal dan lebih lama. Begitupun sebaliknya," jelas Orfeu Buxton, profesor kesehatan biobehavioral di Penn State.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa remaja membutuhkan delapan hingga sepuluh jam tidur malam. Tapi, perkiraan terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 73 persen remaja tidur kurang dari 8 jam.

Di sisi lain, penelitian itu juga menemukan bahwa orang yang lebih aktif secara fisik cenderung tidur lebih lama dan memiliki kualitas tidur baik.

Pada studi ini, para peneliti menggunakan data dari 417 partisipan dalam studi Fragile Families and Child Wellbeing. Para peserta mengenakan akselerometer di pergelangan tangan dan pinggul untuk mengukur tidur dan aktivitas fisik selama satu minggu.

Salah satu kekuatan dari studi ini adalah menggunakan perangkat untuk mendapatkan pengukuran yang tepat tentang tidur dan aktivitas, dibandingkan wawancara langsung.

Selain menemukan hubungan antara aktivitas fisik memengaruhi tidur malam itu, para peneliti juga menemukan hubungan antara tidur dan aktivitas keesokan harinya.

Mereka menemukan bahwa ketika peserta tidur lebih lama dan bangun, mereka akan tidak banyak bergerak atau berolahraga di keesokan harinya. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya waktu luang untuk berolahraga di esok harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hijabers Merapat! 5 Rekomendasi Baju Olahraga Muslimah Merek Lokal

Hijabers Merapat! 5 Rekomendasi Baju Olahraga Muslimah Merek Lokal

Lifestyle | Selasa, 08 September 2020 | 14:05 WIB

Hari Olahraga Nasional, Ketahui Keuntungan Berolahraga pada Psikologis

Hari Olahraga Nasional, Ketahui Keuntungan Berolahraga pada Psikologis

Health | Selasa, 08 September 2020 | 13:32 WIB

Hari Olahraga Nasional, Ini 5 Pilihan Olahraga Bersama Keluarga di Rumah

Hari Olahraga Nasional, Ini 5 Pilihan Olahraga Bersama Keluarga di Rumah

Health | Selasa, 08 September 2020 | 13:35 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB