Minum Es Teh hingga Mandi, Hindari 5 Kebiasaan setelah Makan Ini

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 08 September 2020 | 16:06 WIB
Minum Es Teh hingga Mandi, Hindari 5 Kebiasaan setelah Makan Ini
Ilustrasi makan siang (Pixabay/Hans)

Suara.com - Minum es teh hingga merokok sering kali dilakukan setelah makan. Namun beberapa hal tersebut ternyata tidak baik untuk kesehatan. 

Melansir dari Healthxchange, berikut adalah beberapa kebiasaan setelah makan yang baiknya dihindari, antara lain:

1. Tidur

Sudah diketahui bahwa tidur atau sekadar berbaring setelah makan tidak baik untuk kesehatan. Sebab, jika Anda langsung tidur setelah makan maka Anda makanan yang Anda konsumsi belum sepenuhnya tercerna. 

2. Merokok

Malasnir dari NDTV, merokok setelah makan akan sangat berbahaya dan merusak seluruh tubuh. Bahkan merokok sebatang setelah makan memiliki efek seperti merokok 10 batang sekaligus.

Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]
Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]

Merokok setelah makan bisa memengaruhi iritasi pada usus. Hal ini disebabkan karena sistem pencernaan bekerja di seluruh tubuh usai makan, sementara nikotin mengikat oksigen dalam darah karena lebih mudah diserap daripada makanan itu sendiri.

Para ilmuwan juga memperingatkan bahwa merrokok setelah makan secara dramatis meningkatkan risiko kanker usus dan paru-paru.

3. Mandi

baca juga

Mandi setelah makan memperlambat pencernaan. Darah di sekitar perut mengalir ke bagian tubuh lain saat mandi alih-alih membantu pencernaan.

4. Buah

Buah-buahan pada umumnya dianggap sehat, tetapi menonsumsinya setelah makan malah dianggap berbahaya. Konsumsi buah-buahan setelah makan akan membuatnya mengendap terlalu lama di perut dengan makanan lain dan akan membusuk serta berfermentasi di usus. 

Kondisi ini yang akan memicu gangguan pencernaan, mulas, bersendawa, dan ketidaknyamanan pencernaan lainnya.

Ilustrasi es teh. (Shutterstock)
Ilustrasi es teh. (Shutterstock)

5. Teh

Banyak orang yang minum teh atau es teh setelah makan. Padahal secara umum, daun teh bersifat asam dan akan mempengaruhi proses pencernaan. Jika mengonsumsi protein dalam makanan, asam dari teh akan mengeraskan kandungan protein sehingga sulit dicerna.

Minum teh setelah makan juga akan mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyetir Setelah Makan Siang Ternyata Berbahaya, Begini Penjelasannya

Menyetir Setelah Makan Siang Ternyata Berbahaya, Begini Penjelasannya

Otomotif | Jum'at, 04 September 2020 | 15:20 WIB

Punya Darah Tinggi, Diabetes, dan Kanker? Hindari Pola Makan Ini

Punya Darah Tinggi, Diabetes, dan Kanker? Hindari Pola Makan Ini

Health | Kamis, 03 September 2020 | 20:19 WIB

Awas, Kebanyakan Junk Food Bisa Picu Depresi

Awas, Kebanyakan Junk Food Bisa Picu Depresi

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 05:34 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×