Studi: Pubertas Dini Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 15:37 WIB
Studi: Pubertas Dini Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
Ilustrasi anak perempuan pubertas dini. (Shutterstock)

Suara.com - Pubertas yang telalu dini terkait peningkatan risiko kanker payudara. Hal ini dinyatakan dalam sebuah penelitian dari para ahli di Cincinnati Children's dan University of Cincinnati. 

Melansir dari Science Codec, perempuan yang mengalami masa pubertas dini memiliki kerentanan terhadap kanker payudara. Risiko ini bertahan lebih lama karena konstraksi hormon pertumbuhan yang lebih tinggi sehingga menciptakan faktor pertumbuhan kelainan jaringan pada payudara.

Pubertas biasanya ditandai dengan perubahan payudara dan menstruasi awal. Umumnya, anak perempuan akan mengalami  menstruasi pada usia 12 atau 13 tahun. Jika terjadi di umur-umur sebelum itu, maka bisa dikategorikan mengalami pubertas dini.

"Kami telah prihatin selama bertahun-tahun tentang anak perempuan yang memasuki masa pubertas pada usia dini. Sejumlah penelitian telah menetapkan hubungan antara pubertas dini dan risiko kanker payudara," kata Frank Biro, MD kepala penelitian seperti yang dikutip dari Science Codec. 

Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

"Studi kami adalah salah satu dari sedikit yang mengumpulkan data selama bertahun-tahun untuk melacak secara komprehensif perubahan yang dialami anak-anak perempuan ini," imbuhanya. 

Penelitian ini telah diterbitkan dalam Journal of Adolescent Health pada 1 September 2020. 

"Kami menemukan hubungan dinamis yang penting antara konsentrasi faktor pertumbuhan manusia dan hormon lain pada tahap pertumbuhan," kata Biro. 

"Ini memberi kami pemahaman yang lebih akurat tentang mengapa pubertas dini meningkatkan risiko kanker payudara," imbuhnya. 

Temuan ini menunjukkan bahwa anak perempuan yang mengalami pubertas dini dapat mengambil langkah-langkah untuk menurunkan risiko kanker payudara. Dalam hal ini para peneliti menyarankan agar mereka melakukan pola hidup sehat seperti olahraga, pola makan sehat, dan hindari obesitas. 

Secara khusus, para peneliti juga menyarankan untuk meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayuran, kedelai, dan makanan lain dengan mengandung estrogen nabati yang disebut fitoestrogen.  Sebab peningkatan kadar fitoestrogen dalam tubuh dapat menggantikan estrogen yang lebih kuat dan menunda pubertas dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsultan Gizi: Jaga Pola Makan Jadi Cara Paling Sederhana Cegah Kanker

Konsultan Gizi: Jaga Pola Makan Jadi Cara Paling Sederhana Cegah Kanker

Health | Selasa, 08 September 2020 | 16:03 WIB

Kanker Payudara Bisa Disembuhkan, Asal Perhatian dengan Tanda Lain Ini!

Kanker Payudara Bisa Disembuhkan, Asal Perhatian dengan Tanda Lain Ini!

Health | Senin, 07 September 2020 | 08:25 WIB

Pantau Tumbuh Kembangnya, Ini 3 Jenis Medical Check Up yang Dibutuhkan Anak

Pantau Tumbuh Kembangnya, Ini 3 Jenis Medical Check Up yang Dibutuhkan Anak

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:50 WIB

Terkini

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB