Idap Leukemia, Pria Ini Alami Kebutaan karena Darah Mengental

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 15 September 2020 | 15:10 WIB
Idap Leukemia, Pria Ini Alami Kebutaan karena Darah Mengental
Ilustrasi mata, penglihatan (shutterstock)

Suara.com - Seorang pria kehilangan penglihatannya dalam semalam karena menderita leukemia. Penyakit itu telah membuat tekstur darahnya berubah kental seperti bubur.

Saat itu George Attwood sedang bekerja shift malam ketika penglihatannya menjadi kabur. Ia tidak bisa membaca pelat nomor kendaraan atau melihat sesuatu pada layar laptopnya.

Pria 29 tahun itu menghubungi GP-nya di Dorset yang menyarankannya pergi ke ahli kacamata untuk memeriksa kondisi penglihatannya.

Petugas polisi Wiltshire itu lantas segera menemukan ahli mata. Tapi. George hanya bisa membaca 1 huruf di bagian atas saja.

George pun dibawa ke Rumah Sakit Bournemouth dan diketahui mengalami pendarahan di bagian belakang mata setelah menjalani tes darah.

Kanker darah, leukemia (Shutterstock)
Kanker darah, leukemia (Shutterstock)

Saat itulah George didiagnosis leukemia. Dokter menjelaskan bahwa pendarahan itu menyebabkan darah tinggi yang membuat darahnya kental seperti bubur.

"Setelah ahli memberi tahu saya mengalami pendarahan di bagian belakang mata, saya cukup berkaca-kaca. Saya kembali ke mobil dan menangis . Kemudian, saya memberi tahu pacar yang dikatakan oleh dokter," ujar George Attwood dikutip dari The Sun.

Ketika dokter umum memintanya untuk menjalani beberapa tes darah, George sempat berasumsi bahwa itu adalah pemeriksaan rutin dan tidak pernah terpikirkan bahwa dirinya menderita leukemia.

"Saya tidak percaya bahwa ini terjadi pada saya. Saya tidak pernah sakit dan tidak pernah pergi ke rumah sakit," ujarnya.

Tetapi, kali ini ia terbangun di rumah sakit dengan menjalani kemoterapi. Situasi itu benar-benar membuatnya syok.

Ia sempat menjalani tes virus corona Covid-19 untuk memastikan dirinya terinfeksi atau tidak, karena mengalami sakit tenggorokan.

Ternyata, hasil tesnya menyatankan negatif virus corona dan ia pun diberi penisilin. Kemudian, ia mengalami masalah penglihatan dan masih belum menyadari itu tanda leukemia.

Sampai akhirnya, ahli mata memberi tahu dirinya mengalami pendarahan di belakang matanya. Dokter juga mendiagnosisnya menderita leukemia.

"Semuanya dimulai dari sakit tenggorokan yang membuatnya sakit saat makan atau menelan. Lalu, saya mulai mengalami sesak napas," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir: Tenaga Kesehatan Divaksin Covid-19 Lebih Dulu di Akhir Tahun

Erick Thohir: Tenaga Kesehatan Divaksin Covid-19 Lebih Dulu di Akhir Tahun

News | Selasa, 15 September 2020 | 15:04 WIB

Virus Corona Bisa Memengaruhi Otak, Begini Gejala dan Proses Terjadinya!

Virus Corona Bisa Memengaruhi Otak, Begini Gejala dan Proses Terjadinya!

Health | Selasa, 15 September 2020 | 14:36 WIB

Waspada Virus Corona, Bisakah Menular karena Numpang Toilet Orang Lain?

Waspada Virus Corona, Bisakah Menular karena Numpang Toilet Orang Lain?

Health | Selasa, 15 September 2020 | 14:27 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB