Orang Sarkastik Lebih Berisiko Meninggal di Usia Muda, Ini Penjelasan Ahli

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 16 September 2020 | 14:18 WIB
Orang Sarkastik Lebih Berisiko Meninggal di Usia Muda, Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi marah, sarkastik, sinis [shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian mengungkapkan orang yang sarkastik lebih mungkin meninggal dunia di usia muda. Sebab, para ahli menemukan pasien serangan jantung dengan sikap sarkastik memiliki kelangsungan hidup pendek.

Risiko kematian dini mereka melonjak sebesar 52 persen pada setiap tes "permusuhan" yang mengukur tingkat sarkasme, kebencian dan perasaan mudah tersinggung.

Dalam studi, ilmuwan Amerika Serikat telah mengikuti lebih dari 2.300 pasien serangan jantung selama 2 tahun.  Studi yang diterbitkan dalam European Journal of Cardiovascular Nursing, telah mengamati 2.321 pasien dengan usia rata-rata 67 tahun.

Mereka menemukan pasien yang lebih tua dan memiliki riwayat masalah jantung juga lebih mungkin meninggal lebih cepat. Lebih dari separuh responden tersebut mendapat nilai tinggi karena memiliki sikap suka bermusuhan.

Para ahli mengatakan hal ini perlu menjadi peringatan bagi petugas medis bahwa beberapa pasien berisiko tinggi meninggal dunia.

"Permusuhan adalah ciri kepribadian yang mencakup sarkastik, sinis, kesal, tidak sabar atau mudah tersinggung. Ini bukan hanya kejadian satu kali, tapi menjadi ciri bagaimana seseorang berinteraksi dengan orang lain," ujar peneliti utama Dr Tracey Vitori dari University of Tennessee dikutip dari The Sun.

Ilustrasi serangan jantung. (Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Shutterstock)

Menurut Dr Vitori, mengendalikan kebiasaan gaya hidup meningkatkan prospek pasien serangan jantung. Ia dan timnya pun menunjukkan bahwa memperbaiki perilaku yang bermusuhan atau sarkastik bisa menjadi langkah positif.

"Ada banyak hal yang bisa dilakukan pasien jantung untuk mengontrol kesehatannya sendiri. Dari segi fisik, seperti berhenti merokok, meningkatkan aktivitas fisik dan mengonsumsi makanan seimbang. Studi kami juga menunjukkan bahwa mengelola perilaku sarkastik mungkin bisa jadi bagian penting," jelas Dr Vitori.

Philippa Hobson, Senior Cardiac Nurse di British Heart Foundation, mengatakan serangan jantung adalah peristiwa yang mengubah hidup dan perasaan mudah marah.

baca juga

Sebuah studi telah menyoroti proses seseorang memiliki karakteristik mudah tersinggung setelah serangan jantung dan cenderung hidup lebih lama.

"Kami tahu bahwa banyak orang mengatasi emosi negatifnya dengan beralih ke perilaku yang tidak sehat. Hal itu meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti merokok, minum terlalu banyak alkohol dan mengonsumsi junk food," ujarnya.

Karena itu, tak diragukan lagi kalau mengelola stres dan emosi lebih tenang akan berdampak positif pada kehidupan Anda. Anda bisa memulainya dengan aktivitas berjalan-jalan atau mencari udara segar.

Prof Sian Harding, Profesor Farmakologi Jantung, Imperial College London, mengatakan temuan ini menambah pengetahuan yang menghubungkan emosi kuat dengan risiko penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri, Kondisi Covid-19 yang Parah Lebih Mematikan dari Serangan Jantung

Ngeri, Kondisi Covid-19 yang Parah Lebih Mematikan dari Serangan Jantung

Health | Senin, 14 September 2020 | 17:40 WIB

Jangan Anggap Enteng Penyakit Gusi, Bisa Jadi Tanda Awal Serangan Jantung

Jangan Anggap Enteng Penyakit Gusi, Bisa Jadi Tanda Awal Serangan Jantung

Jabar | Senin, 14 September 2020 | 15:30 WIB

Penyakit Gusi Bisa Jadi Tanda Awal Serangan Jantung, ini Sebabnya

Penyakit Gusi Bisa Jadi Tanda Awal Serangan Jantung, ini Sebabnya

Health | Senin, 14 September 2020 | 11:56 WIB

Terkini

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:35 WIB

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

×