Vaksin Tak Akan Hentikan Pandemi Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 16 September 2020 | 17:27 WIB
Vaksin Tak Akan Hentikan Pandemi Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!
WHO menyebut vaksin covid 19 masih belum tersedia luas pada pertengahan tahun 2021.

Suara.com - Dr Umair Shah, Kepala Departemen Kesehatan Harris County, Texas,  kembali mengingat terakhir kali kampanye vaksin massa dilakukan di Amerika Serikat. Momen itu terjadi pada tahun 2009 ketika flu babi H1N1 merebak pada bulan April, tempatnya akhir musim flu biasa.

"Kampanye vaksin itu sangat menantang. Seseorang butuh beberapa minggu hingga berbulan-bulan untuk melakukan aktivitas fisik dengan aman serta efektif," katanya, dikutip dari CNN.

Ia menggambarkan kondisi itu sebagai pandemi penyakit menular yang ringan. Tapi, wabah virus corona Covid-19 sekarang ini bukanlah pandemi ringan.

Ahli kesehatan masyarakat dan pemerintah federal semuanya yakin satu atau lebih dari vaksin Covid-19 yang sedang diuji sekarang akan terbukti bekerja dengan aman pada akhir tahun 2020. Tapi, kekuatan vaksin masih jauh dari tujuannya mengakhiri pandemi virus corona.

"Saya sangat optimis bahwa kita akan mendapatkan vaksinnya pada akhir tahun ini, saat kita memasuki awal 2021," kata Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Namun, setiap vaksin harus disetujui atau disahkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pada tahap pertama. Karena itu adalah proses normal yang bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Meskipun FDA telah menjanjikan proses yang lebih cepat untuk vaksin virus corona Covid-19. Tapi, proses itu masih harus melalui Komite Penasihat Vaksin dan Produk Biologi.

FDA pasti akan mengizinkan proses pintas yang dikenal sebagai otoritas penggunaan darurat atau EUA. Tapi, badan tersebut membutuhkan "EUA-plus" yang menambahkan setidaknya beberapa lapisan pengawasan.

"Tidak mungkin vaksin virus corona Covid-19 akan menerima persetujuan penuh dan distribusi luas segera. Sebaliknya, FDA mungkin akan mengesahkan vaksin untuk digunakan pada kelompok orang yang berisiko tinggi terinfeksi dan mendapatkan manfaatnya dari vaksin tersebut," kata Dr. Mark McClellan dan Dr. Scott Gottlieb, keduanya mantan komisaris FDA.

baca juga

Artinya, vaksin virus corona Covid-19 tidak akan memberikan kekebalan kelompok yang bisa membantu menghentikan pandemi. Karena, hal itu akan membutuhkan waktu lama dan kemungkinan besar baru bisa tercapai tahun depan.

"Orang tidak bisa terbuai dengan rasa aman yang palsu dengan mengetahui vaksin akan datang," kata Dr. Marcus Plescia, kepala petugas medis Asosiasi Petugas Kesehatan Negara Bagian dan Teritorial.

Meski produsen sudah membuat takaran vaksin, tapi hal itu tetap membutuhkan waktu. AS kemungkinan besar akan membutuhkan waktu lebih dari 600 juta dosis vaksin, cukup bagi setiap orang untuk mendapatkan dua dosis vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Studi Temukan Virus Corona Covid-19 Ada di AS Sejak Desember 2019

CDC: Studi Temukan Virus Corona Covid-19 Ada di AS Sejak Desember 2019

Health | Rabu, 16 September 2020 | 16:30 WIB

Meroket! Sehari Nyaris Sentuh 4 Ribu, Total Pasien Corona RI Capai 228.993

Meroket! Sehari Nyaris Sentuh 4 Ribu, Total Pasien Corona RI Capai 228.993

News | Rabu, 16 September 2020 | 15:35 WIB

Ahli Virologi Amerika: Virus Corona Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman

Ahli Virologi Amerika: Virus Corona Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman

Health | Rabu, 16 September 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×