Penggunaaan Aplikasi Zoom Disebut Bisa Bikin Stres, Begini Faktanya

Risna Halidi, Luthfi Khairul Fikri

Rabu, 16 September 2020 | 18:28 WIB
Penggunaaan Aplikasi Zoom Disebut Bisa Bikin Stres, Begini Faktanya
Meeting zoom. (Shutterstock & Pippa FOWLES/10 Downing Street/AFP)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 telah melanda seluruh dunia berbulan-bulan. Karena pandemi juga,  masyarakat diminta untuk tidak terlalu sering keluar rumah.

Aktivitas perkantoran dan sekolah terpaksa diliburkan untuk sementara waktu dan diganti dengan penggunaan aplikasi panggilan video seperti meeting zoom.

Intensitas panggilan video yang rutin dilakukan, bahkan hampir setiap hari, membuat sebagian orang mulai merasakan stres bekerja di rumah, yang bila dibandingkan dengan bekerja saat di kantor.

Tetapi apa sebenarnya yang membuat sebagian orang itu stres?

Profesor di Insead bernama Gianpiero Petriglieri dan Profesor di Clemson University bernama Marissa Shuffler mengaku kepada BBC Worklife telah mengeksplorasi pembelajaran dan pengembangan berkelanjutan di tempat kerja saat berada di rumah.

Menurut Petriglieri, melakukan panggilan video membutuhkan lebih banyak fokus dari pada obrolan tatap muka. Obrolan video berarti kita perlu bekerja lebih keras untuk memproses isyarat non-verbal seperti ekspresi wajah, nada dan nada suara, bahasa tubuh. Hal tersebut kata mereka, akan lebih menghabiskan banyak energi.

"Pikiran kita bersatu ketika tubuh kita. Disonansi itu, yang menyebabkan orang memiliki perasaan yang saling bertentangan, melelahkan dan menambah tingkat stres. Jadi  Anda tidak bisa santai dalam percakapan secara alami," ucap dia seperti dilansir dari BBC Worklife pada Rabu (16/09/2020).

Petriglieri percaya fakta bahwa setiap orang merasa dipaksa untuk melakukan panggilan mungkin menjadi faktor penyebab.

"Hal yang saya temukan adalah, kita semua kelelahan; Tidak peduli apakah mereka introvert atau ekstrovert. Kami mengalami gangguan yang sama dari konteks yang sudah dikenal selama pandemic," jelasnya.

baca juga

Lalu ada fakta bahwa aspek kehidupan kita yang dulu terpisah - pekerjaan, teman, keluarga - sekarang terjadi di ruang yang sama.

Teori kompleksitas diri menyatakan bahwa individu memiliki banyak aspek - peran sosial yang bergantung pada konteks, hubungan, aktivitas, dan tujuan. Sehingga ketika aspek-aspek ini dikurangi, maka menjadi lebih rentan terhadap perasaan negatif.

Faktor tambahan, kata Shuffler, adalah jika orang secara fisik berada di depan kamera, maka akan sangat sadar sedang diawasi.

"Saat Anda berada di konferensi video, Anda tahu semua orang melihat. Anda berada di atas panggung, sehingga muncul tekanan sosial dan perasaan seperti Anda perlu tampil. Menjadi performatif sangat menegangkan dan lebih membuat stres," tegasnya.

Jadi bagaimana kita bisa mengurangi kestresan  dalam panggilan aplikasi Meeting Zoom?

Kedua ahli itu menyarankan untuk membatasi panggilan video hanya pada yang diperlukan. Menghidupkan kamera harus bersifat opsional dan secara umum harus ada pemahaman yang lebih bahwa kamera tidak selalu harus menyala selama setiap pertemuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Okky Lukman Geram Dikabarkan Positif COVID-19

Okky Lukman Geram Dikabarkan Positif COVID-19

Entertainment | Rabu, 16 September 2020 | 18:11 WIB

Ambulans Antre Panjang Mau Masuk RSD Wisma Atlet, Ini Penyebabnya

Ambulans Antre Panjang Mau Masuk RSD Wisma Atlet, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 16 September 2020 | 18:11 WIB

Konser Musik untuk Pilkada Diizinkan, Mbah Tedjo: Mungkin Maksudnya 'Mulia'

Konser Musik untuk Pilkada Diizinkan, Mbah Tedjo: Mungkin Maksudnya 'Mulia'

News | Rabu, 16 September 2020 | 18:19 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×