alexametrics

Apakah Kacamata Mampu Melindungi dari Covid-19? Begini Penjelasannya

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana
Apakah Kacamata Mampu Melindungi dari Covid-19? Begini Penjelasannya
Ilustrasi seorang perempuan berkacamata mengenakan masker. [Shutterstock]

Orang yang menggunakan kacamata disebut memiliki risiko lebih kecil terinfeksi Covid-19, apa kata studi?

Suara.com - Sebuah penelitian dari China menunjukkan bahwa orang yang menggunakan kacamata setiap hari mungkin berisiko lebih rendah terinfeksi Covid-19. Penelitian ini dilaporkan secara online dalam JAMA Ophthalmology pada 16 September.

"Kacamata dapat mencegah infeksi Covid-19 karena mencegah pemakainya menyentuh mata, sehingga menghindari penularan virus dari tangan ke mata," kata Dr. Yiping Wei, dari  Second Affiliated Hospital of Nanchang University seperti yang dikutip dari Medicalxpress

Kacamata juga berpotensi mengurangi risiko tetesan udara yang mengandung virus yang mengenai mata. Namun, pemakai kacamata yang terinfeksi Covid-19 akan sama sakitnya dengan mereka yang tidak menggunakan kacamata. 

"Meskipun ini adalah studi observasional dan Anda tidak dapat menyimpulkan sesuatu yang pasti, ada saran bahwa pelindung mata dalam bentuk apapun dapat mengurangi risiko Anda terinfeksi," kata Dr. Amesh Adalja, seorang sarjana senior di Johns Hopkins Center for Keamanan Kesehatan, di Baltimore.

Baca Juga: RPS Kota Tangerang Disiapkan Untuk Rawat Pasien COVID-19

“Hal ini perlu dikonfirmasikan dengan studi observasional lain dan studi yang lebih formal, misalnya penggunaan pelindung wajah. Namun, semakin diperhatikan kami melihat pelindung mata itu penting,” tambah Adalja.

Ilustrasi seorang perempuan berkacamata mengenakan masker. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang perempuan berkacamata mengenakan masker. [Shutterstock]

Melansir dari Medicalxpress, banyak rumah sakit mengharuskan dokter, perawat, dan pengunjung untuk memakai kacamata atau pelindung wajah dengan masker. 

"Orang sering bertanya, kalau saya pakai kacamata, apakah itu cukup? dan jawaban kami adalah tidak," kata Dr. Aaron Glatt, ketua kedokteran dan kepala ahli epidemiologi.

"Kacamata biasa tidak sepenuhnya menutupi mata seperti halnya kacamata atau pelindung wajah," kata Glatt. Menurutnya masih perlu melakukan protokol kesehatan lain seperti pakai masker dan sering cuci tangan untuk lebih mengoptimalkan perlindungan dari infeksi.  

Baca Juga: Jumlah Kasus COVID-19 di Sleman Tambah 10 Pasien, Dua Dintaranya Ibu Hamil

Komentar