Ahli: Azitromisin untuk Lawan Covid-19 Bisa Picu Masalah Jantung

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 18 September 2020 | 18:25 WIB
Ahli: Azitromisin untuk Lawan Covid-19 Bisa Picu Masalah Jantung
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Azritomisin adalah antibiotik yang sedang diselidiki untuk pengobatan pasien virus corona Covid-19. Hubungan antara azitromisin dengan kesehatan jantung juga telah diselidiki.

Pada 2012 silam, FDA mengeluarkan peringatan yang menyatakan bahwa azitromisin berkaitan dengan masalah jantung. Namun, penelitian selanjutnya memberikan hasil yang beragam.

Para peneliti dari University of Illinois Chicago telah menemukan bahwa azitromisin berkaitan dengan peningkatan masalah jantung.

Bila obat itu dikonsumsi dengan obat lain yang memengaruhi fungsi listrik jantung, maka risiko masalah jantung juga meningkat.

"Temuan kami mestinya membuat para peneliti dan dokter mempertimbangkan azitromisin sebagai pengobatan potensial untuk pasien virus corona Covid-19," kata Haridarshan Patel, seorang peneliti di departemen sistem farmasi, di UIC College of Pharmacy, dikutip dari Times of India.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Patel dan timnya menemukan bahwa azitromisin yang diminum bersama dengan obat lain akan memengaruhi impuls listrik jantung. Kombinasi itu terkait dengan peningkatan 40 persen masalah jantung, termasuk pingsan, jantung berdebar-debar dan serangan jantung.

Menurut studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open, obat yang memengaruhi impuls listrik jantung, khususnya interval dalam ritme elektrik, disebut interval QT atau pemanjangan QT.

Obat ini termasuk obat tekanan darah, seperti ACE inhibitor dan beta-blocker, beberapa antidepresan dan anti-malaria, seperti hydroxychloroquine dan chloroquine.

"Karena obat-obat perpanjangan QT digunakan begitu umum. Maka, temuan kami menyarankan bahwa dokter yang meresepkan azitromisin harus memastikan pasien juga tidak menggunakan obat perpanjangan QT," jelasnya.

baca juga

Dalam studi sebelumnya, Patel dan rekan menemukan bahwa satu dari lima orang yang diresepkan azitromisin juga mengonsumsi obat yang memperpanjang QT.

Studi sebelumnya mengamati hubungan azitromisin dan masalah jantung dengan meneliti populasi tertentu yang cenderung lebih tua dan memiliki lebih banyak masalah kesehatan.

Risiko masalah jantung akibat azitromisin ini juga dibandingkan dengan penggunaan amoksisilin, antibiotik lain yang tidak pernah dikaitkan dengan masalah jantung dan tidak berdampak pada interval QT.

Para peneliti melihat data lebih dari 4 juta pasien yang terdaftar dalam rencana asuransi kesehatan swasta di rumah sakit. Mereka juga mengunjungi pasien penyakit jantung di UGD antara 2009 hingga 2015 yang mulai mengonsumsi amoksisilin atau azitromisin dalam 5 hari setelah kunjungan.

Hasilnya, ada sekitar 2 juta episode di setiap kelompok. Masalah jantung biasanya termasuk aritmia ventrikel, pingsan, palpitasi, dan henti jantung hingga kematian.

"Obat-obatan sering kali memperpanjang interval QT, tapi tidak membuat masalah jantung sembuh dari waktu ke waktu. Kami melihat kejadian yang menyebabkan kunjungan gawat darurat atau rawat inap dalam penelitian ini," kata Patel.

Namun, risiko kejadian jantung 40 persen lebih tinggi di antara pasien yang memakai pengobatan perpanjangan QT dan azitromisin secara bersamaan dibandingkan dengan kelompok amoksisilin.

Sebab, obat-obat pemanjangan QT dan azitromisin bergitu umum diresepkan. Meski jarang, risiko masalah jantung akibat kombinasi itu juga termasuk kondisi serius.

Maka dari itu, studi yang mengamati penggunaan azitromisin untuk melawan virus corona atau penyakit lain perlu hati-hati. Ahli perlu mempertimbangkan penggunaannya di antara pasien yang juga mengonsumsi obat untuk memperpanjang QT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekilas Mirip, Ini Bedanya Gejala Akibat Covid-19 dan Paparan Asap

Sekilas Mirip, Ini Bedanya Gejala Akibat Covid-19 dan Paparan Asap

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 17:05 WIB

Studi Terbaru: Pembasmi Gulma Bisa Bunuh Virus Corona dalam 10 Detik

Studi Terbaru: Pembasmi Gulma Bisa Bunuh Virus Corona dalam 10 Detik

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 14:48 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Pangkas Usia Harapan Hidup hingga 9 Tahun

Virus Corona Covid-19 Bisa Pangkas Usia Harapan Hidup hingga 9 Tahun

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 13:49 WIB

Peneliti AS: Waspada saat Gunakan Azithromycin untuk Mengobati Covid-19

Peneliti AS: Waspada saat Gunakan Azithromycin untuk Mengobati Covid-19

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 14:54 WIB

Benarkah Pemakaian Masker Bisa Membentuk Kekebalan? Ini Kata Ahli!

Benarkah Pemakaian Masker Bisa Membentuk Kekebalan? Ini Kata Ahli!

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 13:58 WIB

Baru Masuk 4 Lagi, Pasien Covid-19 di RSKI Galang Kini Capai 186 Orang

Baru Masuk 4 Lagi, Pasien Covid-19 di RSKI Galang Kini Capai 186 Orang

News | Jum'at, 18 September 2020 | 11:55 WIB

Terkini

Ter Stegen Main Buruk, Pelatih Ajax Bakal Turunkan Maarten Paes Lawan FC Groningen?

Ter Stegen Main Buruk, Pelatih Ajax Bakal Turunkan Maarten Paes Lawan FC Groningen?

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Prabowo Sambut Sekjen PBB Antnio Guterres di Hambalang

Prabowo Sambut Sekjen PBB Antnio Guterres di Hambalang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Tren Baru Wisata MICE, Ketika Agenda Bisnis Dipadukan dengan Pengalaman Liburan

Tren Baru Wisata MICE, Ketika Agenda Bisnis Dipadukan dengan Pengalaman Liburan

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:42 WIB

Persebaya Ditahan PSS, Bonek Panen Pujian Bentangkan Spanduk Save Kalimantan

Persebaya Ditahan PSS, Bonek Panen Pujian Bentangkan Spanduk Save Kalimantan

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Tips Settingan Kamera Mode Pro Malam Hari HP Xiaomi, Hasil Foto Lebih Jernih

Tips Settingan Kamera Mode Pro Malam Hari HP Xiaomi, Hasil Foto Lebih Jernih

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Abu Membubung 500 Meter dan Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Abu Membubung 500 Meter dan Status Masih Siaga

Lampung | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:28 WIB

7 Tips Feng Shui agar Tidak Boros di Akhir Bulan, Mulai dari Pintu Masuk hingga Dompet

7 Tips Feng Shui agar Tidak Boros di Akhir Bulan, Mulai dari Pintu Masuk hingga Dompet

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:24 WIB

HP Rp3 Jutaan Rasa Flagship? Ini 4 Rekomendasi dengan Kamera Terbaik 200 MP dan OIS!

HP Rp3 Jutaan Rasa Flagship? Ini 4 Rekomendasi dengan Kamera Terbaik 200 MP dan OIS!

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:15 WIB

TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap

TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:05 WIB

×