alexametrics

CDC Temukan Banyak Wanita Hamil yang Terinfeksi Covid-19 Tidak Bergejala

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
CDC Temukan Banyak Wanita Hamil yang Terinfeksi Covid-19 Tidak Bergejala
Ibu hamil (Shutterstock)

Lebih dari setengah wanita hamil yang terinfeksi virus corona tidak menunjukkan gejala.

Suara.com - Sementara data tentang hasil kelahiran yang berakitan dengan Covid-19 masih terbatas, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC US) melaporkan temuan baru mereka.

Dalam laporan terbarunya, Rabu (16/9/2020) lalu, CDC mengatakan bahwa lebih dari setengah wanita hamil yang terinfeksi virus corona tidak menunjukkan gejala.

Mereka menemukan bahwa di antara 598 wanita hamil yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19, sebanyak 55 persen tidak menunjukkan gejala saat pertama kali masuk.

"Kebijakan pengujian berdasarkan adanya gejala mungkin melewatkan banyak kasus infeksi SARS-CoV-2 di antara wanita hamil," lapor CDC.

Baca Juga: Hal yang Terkadi Saat Pasien Covid-19 Alami Happy Hypoxia

Dalam studi yang sama, sekitar 16 persen dari 272 wanita hamil yang menunjukkan gejala virus corona membutuhkan perawatan intensif, sementara hampir 9 persen membutuhkan ventilator dan dua wanita meninggal.

Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]

Dan tidak satu pun dari hasil ini terjadi di antara wanita hamil tanpa gejala, tambah CDC.

Gejala yang paling sering dilaporkan pada wanita hamil adalah demam atau menggigil dan batuk.

Baik wanita yang bergejala maupun tanpa gejala berisiko alami keguguran hingga mencapai sekitar 2 persen dari kehamilan.

Mereka juga mencatat bahwa kelahiran prematur di antara wanita bergejala kira-kira tiga kali lebih sering terjadi dibandingkan pada kasus tanpa gejala.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Diprediksi Efektif November dan Berita Populer Lainnya

Laporan CDC kedua menemukan tingkat kasus tanpa gejala pada wanita hamil lebih tinggi (81 persen) dan mereka dirawat di rumah sakit.

Komentar