Hari Alzheimer Sedunia, Ketahui Bedanya dengan Demensia dan Pikun

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 21 September 2020 | 08:43 WIB
Hari Alzheimer Sedunia, Ketahui Bedanya dengan Demensia dan Pikun
Ilustrasi penyakit demensia (foto: Shutterstock)

Suara.com - Hari Alzheimer Sedunia diperingati setiap 21 September. Bagi orang awam, mungkin lebih mengenal alzheimer dengan penyakit mudah lupa. Tetapi, tak sedikit yang masih sulit membedakan antara alzheimer, demensia, dan pikun.

Dokter spesialis saraf dr. Yuda Turana Sp.S menjelaskan bahwa demensia menjadi payung besar antara ketiga istilah tersebut. Dalam ilmu medis, demensia merupakan satu sindrom saat seseorang mengalami gangguan kognitif, salah satunya memori, yang progresif.

Menurutnya, gangguan kogmitif itu hingga menggangu aktivitas pekerjaan dan sosial sehari-hari. Kondisi itu terjadi dengan beragam penyebab.

"Jadi bisa seseorang yang karena generatif, penyakit penuaan, penyakit vaskuler pasca stroke, trauma berulang, macam-macam," papar Yuda saat dihubungi suara.com, Minggu (20/9/2020).

Ia menambahkan, demensia dibagi dalam beberapa jenis lagi, salah satunya alzheimer. Demensia alzheimerlah yang sering menjadi pokok pembahasan karena penyebabnya berkaitan langsung dengan faktor utama, yaitu usia.

"Berbeda dengan seseorang yang stroke jadi demensia. Tapi pada alzheimer, usia sendiri sudah faktor risiko. Artinya setiap orang sudah punya satu faktor risiko saat dia menjadi tua," ucapnya.

Sementara pikun, menurut Yuda, sebenarnya istilah khusus di Indonesia yang digunakan untuk mengampanyekan deteksi dini demensia alzheimer. Sebab istilah tersebut belum banyak dikenal masyarakat.

Meski begitu, ia menyampaikan bahwa lupa atau pikun sebenarnya menjadi gejala awal dari demensia. Sedangkan untuk menjadi demensia alzheimer selalu terjadi secara bertahap. Gejala utamanya adalah kehilangan memori baru. Sayangnya, kondisi sering lupa masih dianggap wajar oleh masyarakat.

"Sering kali kalau pikun dianggap wajar, jadi bagian proses penuaan normal. Padahal alzheimer terjadi pada orang tua. Bayangkan kalau itu dianggap wajar," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Perempuan dengan Kesuburan Lebih Lama Tingkatkan Risiko Demensia

Studi: Perempuan dengan Kesuburan Lebih Lama Tingkatkan Risiko Demensia

Health | Minggu, 20 September 2020 | 20:13 WIB

Deteksi Demensia Alzheimer Bisa Dari Usia Muda, Begini Caranya

Deteksi Demensia Alzheimer Bisa Dari Usia Muda, Begini Caranya

Health | Minggu, 20 September 2020 | 17:50 WIB

Jangan Anggap Sepele, Ini Kondisi Lupa yang Bisa Jadi Tanda Penyakit

Jangan Anggap Sepele, Ini Kondisi Lupa yang Bisa Jadi Tanda Penyakit

Health | Minggu, 20 September 2020 | 18:25 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×