Kenali, Begini 3 Tanda Paling Umum Diabetes Tipe 2

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 15:58 WIB
Kenali, Begini 3 Tanda Paling Umum Diabetes Tipe 2
Gejala Diabetes

Suara.com - Diabetes tipe 2 adalah kondisi umum yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Kondisi kesehatan ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi parah, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, serta gangguan mikrovaskular seperti disfungsi ereksi, retinopati, dan nefropati. 

Melansir dari Express, deteksi dan pengobatan dini diabetes tipe 2 dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko komplikasi. Untuk mengenali diabetes secara dini, maka berikut adalah tiga tanda umum diabetes tipe 2, antara lain:

1. Sering buang air kecil

Peningkatan intensitas buang air kecil adalah tanda dan gejala diabetes secara umum.

Menurut Mayo Clinic, saat Anda menderita diabetes, kelebihan glukosa menumpuk di darah. Dengan begitu, ginjal dipaksa bekerja untuk menyaring dan menyerap kelebihan glukosa.

"Ini biasanya akan membuat Anda merasa haus. Saat Anda minum lebih banyak cairan untuk memuaskan dahaga, Anda akan buang air kecil lebih banyak pula," catat Mayo Clinic.

2. Sering merasa haus

Rasa haus terus menerus pada orang diabetes disebabkan oleh terlalu banyak gula di dalam darah. Ketika seseorang mengidap diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat memproses gula dari makanan dengan benar.

Kondisi ini yang menyebabkan gula terkumpul dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi memaksa ginjal bekerja keras untuk membuang gula berlebih yang membuat orang tersebut terus-menerus merasa haus.

Ilustrasi minum air putih. (Shutterstock)
Ilustrasi minum air putih. (Shutterstock)

3. Kelelahan

Kadar glukosa darah menjadi tinggi bila insulin rendah atau tidak bekerja secara efektif. "Dalam menyuplai energi, insulin dibutuhkan untuk mengangkut glukosa dari darah ke dalam sel yang kemudian diubah menjado energi," jelas Diabetes.co.uk.

"Ketika tidak ada cukup insulin atau insulin tidak bekerja secara efektif, maka gula dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel  dan membuat sel kita tidak menerima energi yang dibutuhkan," imbuhnya. Hal ini yang kemudian akan membuat Anda merasa kelelahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontrol Diabetes, Coba Konsumsi 4 Makanan Sehat Ini

Kontrol Diabetes, Coba Konsumsi 4 Makanan Sehat Ini

Health | Selasa, 22 September 2020 | 12:06 WIB

Studi: Penyakit Tidak Menular Bikin Risiko Kematian Karena Covid-19 Naik

Studi: Penyakit Tidak Menular Bikin Risiko Kematian Karena Covid-19 Naik

Jatim | Senin, 21 September 2020 | 17:50 WIB

Penelitian WHO: Penyakit Jantung dan Diabetes Bikin Covid-19 Tambah Parah

Penelitian WHO: Penyakit Jantung dan Diabetes Bikin Covid-19 Tambah Parah

Health | Senin, 21 September 2020 | 15:09 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB