Awas Diabetes Tipe 2, Cek Adakah Kulit Halus dan Mengkilat di Tubuh?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 21 September 2020 | 14:39 WIB
Awas Diabetes Tipe 2, Cek Adakah Kulit Halus dan Mengkilat di Tubuh?
Ilustrasi masalah kulit. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh menjadi resisten terhadap hormon insulin. Akibatnya, kadar gula darah terus meningkat yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit.

Dalam hal ini, pankreas bertanggung jawab untuk membuat hormon insulin untuk memungkinkan glukosa dalam darah masuk ke dalam sel dan mengisi bahan bakar tubuh.

Tapi, tubuh Anda mengalami beberapa masalah jika kadar gula darah terlalu tinggi. Gula adalah glukosa yang berasal dari makanan. Biasanya, pankreas bisa merasakan ketika glukosa ada di dalam tubuh dan melepaskan insulin dalam jumlah cukup.

Sayangnya, penderita diabetes tipe 2 tidak memiliki respons alami tubuh tersebut. Sebaliknya, jumlah gula dalam aliran darah terus meningkat sehingga menimbulkan gejala dan komplikasi.

Badan kesehatan diabetes UK menjelaskan bahwa gejala kondisi ini biasanya berkembang secara perlahan dan bertahap. Hal itulah yang membuat penderitanya sering kali tidak menyadari sampai terjadi komplikasi.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Adapun tanda-tanda awal diabetes tipe 2 yang umum, antara lain sering buang air kecil, terutama di malam hari ketika hendak tidur.

Tanda-tanda lainnya termasuk mudah merasa haus, lebih sering lelah daripada biasanya dan penurunan berat badan tanpa penyebab.

Orang yang menderita diabetes tipe 2 juga akan lebih sering mengalami sariawan dan gatal di bagian alat kelamin. Selain itu, kondisi ini bisa menyebabkan penglihatan kabur dan luka yang sulit disembuhkan,

Padahal gula darah yang terlalu tinggi dalam jangka waktu lama atau hiperglikemia bisa menyebabkan luka yang tidak sembuh di kaki. Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan masalah kaki serius.

Karena itu dilansir dari Express, Anda perlu memperhatikan dan mewaspadai setiap gejala diabetes tipe 2 yang berkembang di tubuh. Anda juga perlu mewaspadai bila melihat kulit halus tipis dan mengkilat.

Sebab, kulit halus yang mengkilat itu bisa menjadi tanda lain dari diabetes tipe 2. Sementara penyebab lainnya termasuk mati rasa, nyeri terbakar, nyeri tumpul dan hilangnya rasa di bagian kaki.

Selain itu, gula darah yang tinggi bisa merusak sirkulasi darah dalam tubuh. Karena itu, penyembuhan luka pada penderita diabetes membutuhkan waktu lama.

Komplikasi kesehatan lain dari diabetes tipe 2 termasuk risiko serangan jantung atau stroke yang lebih tinggi. Seseorang dengan diabetes yang tidak terkontrol mungkin lebih berisiko terkena penyakit ginjal.

Saat penyakit ginjal berkembang, Anda cenderung mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki dan tangan. Anda juga mungkin merasa mual, karena ginjal berjuang untuk membuang limbah dari tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Diabetes Tipe 1 Bisa Berubah Jadi Tipe 2? Ini Faktanya

Benarkah Diabetes Tipe 1 Bisa Berubah Jadi Tipe 2? Ini Faktanya

Health | Senin, 21 September 2020 | 13:50 WIB

Tak Hanya Berbahaya bagi Paru-Paru, Vape Juga Bisa Merusak Kulit

Tak Hanya Berbahaya bagi Paru-Paru, Vape Juga Bisa Merusak Kulit

Health | Senin, 21 September 2020 | 11:00 WIB

Tips Memilih Sabun Untuk Pemilik Kulit Sensitif

Tips Memilih Sabun Untuk Pemilik Kulit Sensitif

Health | Senin, 21 September 2020 | 07:00 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB