Kabar Baik, Bio Farma Masuk Daftar Calon Pembuat Vaksin Covid-19 Dunia

M. Reza Sulaiman
Kabar Baik, Bio Farma Masuk Daftar Calon Pembuat Vaksin Covid-19 Dunia
Ilustrasi vaksin. (Sumber: Shutterstock)

Kabar baik datang dari PT Bio Farma, yang berhasil masuk ke dalam daftar calon pembuat vaksin Covid-19 yang diakui dunia.

Suara.com - Kabar baik datang dari PT Bio Farma, yang berhasil masuk ke dalam daftar calon pembuat vaksin Covid-19 yang diakui dunia.

Disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, perusahaan farmasi milik negara ini berpeluang menjadi produsen vaksin Covid-19 dunia jika lolos rangkaian uji tuntas (due dilligence) dari Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi (CEPI), lembaga non profit internasional yang bermarkas di Oslo, Norwegia.

"Setelah melalui proses cukup panjang, Bio Farma berhasil masuk dalam shortlist manufaktur vaksin atau disebut seven potential drug manufacturers for Covid-19 vaccine dari CEPI," kata Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi saat menyampaikan paparan pada rapat kerja bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia di Jakarta, Selasa (21/9/2020), dilansir ANTARA.

Retno menjelaskan Bio Farma masuk dalam daftar tujuh kandidat yang dipercaya CEPI untuk memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 dunia.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Cuma Bertahan 6 Bulan, Menteri Erick Ingatkan Ini ke Warga

CEPI merupakan kemitraan antarpemerintah, lembaga swasta, filantropi, dan masyarakat madani yang fokus mengembangkan vaksin serta mengantisipasi dan mencegah pandemi.

"Jika berhasil due dilligence-nya, (Bio Farma, red) akan dipercaya untuk melakukan manufacturing vaksin untuk dunia," tegas Retno.

Sejumlah ahli dari CEPI telah mengunjungi Bio Farma untuk melakukan uji tuntas pada 15 September. CEPI akan mengumumkan hasil uji pada akhir September atau awal Oktober, kata Retno.

"Due dilligence ini dilakukan terhadap beberapa aspek, antara lain kapasitas manufaktur, sistem analisa laboratorium, dan sistem IT Bio Farma," terang dia.

Selain kerja sama CEPI dan Bio Farma, Indonesia telah meneken komitmen pembelian vaksin Covid-19 dengan berbagai perusahaan farmasi dari China, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Setelah China, Indonesia Juga Akan Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Korea

Retno memastikan Indonesia akan memperoleh 20 juta sampai 30 juta dosis vaksin Covid-19 pada 2020 dan 290 juta - 340 juta dosis vaksin pada 2021.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS