Studi: Orang di Atas Usia 40 Tahun Baiknya Bekerja 3 Hari Seminggu

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Rabu, 23 September 2020 | 10:36 WIB
Studi: Orang di Atas Usia 40 Tahun Baiknya Bekerja 3 Hari Seminggu
Ilustrasi bekerja (Pexels/Energepic)

Suara.com - Meski bekerja di rumah, working from home (WFH) bisa sangat melelahkan bagi beberapa orang. Terlebih bagi mereka yang usianya sudah tidak muda lagi.

Sebuah penelitian pada 2016 dari University of Melborne, Australia, menemukan bekerja cukup 'membahayakan' kemampuan ingatan dan kecerdasan bagi orang di atas usia 40 tahun.

Penelitian terhadap sekitar 3.000 pria dan 3.500 wanita pekerja paruh baya ini menemukan, meski bekerja hingga 25 jam atau 3 hari 1 jam (dengan 8 jam kerja) per minggu dapat meningkatkan fungsi kognitif, bekerja lebih dari jumlah jam tersebut berdampak negatif pada kemampuan tersebut, baik pada laki-laki maupun perempuan.

Dilansir Body and Soul, studi ini menyoroti budaya bekerja hingga usia pensiun yang terjadi di seluruh dunia adalah hal yang kurang ideal.

Ilustrasi bekerja/karier/kerja/karyawan. (Pexels/Energepic)
Ilustrasi bekerja (Pexels/Energepic)

"Pedang bermata dua"

Meski banyak pendapat yang mengatakan hal ini bermanfaat untuk menjaga otak tetap terlatij dan bugar, studi tersebut menyamakan pekerjaan dengan "pedang bermata dua".

"(Bekerja) memang bisa merangsang aktivitas otak, tapi di saat yang sama, jam kerja yang panjang dan jenis tugas tertentu bisa menyebabkan kelelahan dan stres yang berpotensi merusak fungsi kognitif," tulis penulis studi.

Hal yang terkadang mengganggu pekerjaan dan lamanya jam kerja dapat menyebabkan stres fisik maupun psikologis.

Stres ini kemudian dapat memengaruhi fungsi kognitif, dan stres kronis, sayangnya, dapat menyebabkan penyakit mental, catat penelitian tersebut.

baca juga

Jadi, berapa jumlah jam kerja yang optimal per minggu?

Bekerja hingga 25 hingga 30 jam seminggu untuk laki-laki, dan 22 hingga 27 jam untuk permepuan ditemukan memiliki dampak positif pada fungsi kognitif peserta, berdasarkan hasil tes rentang memori dan disfungsi otak.

Studi ini menemukan bahwa bagi pekerja paruh baya dan kelompok usia yang lebih tua, kerja paruh waktu dapat menjadi signifikan dalam menjaga kesejahteraan dan fungsi kognitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSBB Total Jilid II, Karyawan Daihatsu Bekerja WFO dengan Pola Ini

PSBB Total Jilid II, Karyawan Daihatsu Bekerja WFO dengan Pola Ini

Otomotif | Minggu, 20 September 2020 | 16:45 WIB

Positif Covid-19, Ketua KPU Pilih Tetap Aktif Bekerja Dari Rumah

Positif Covid-19, Ketua KPU Pilih Tetap Aktif Bekerja Dari Rumah

News | Jum'at, 18 September 2020 | 18:03 WIB

Ahok: Pak Saefullah Sosok Rajin dan Cepat dalam Bekerja

Ahok: Pak Saefullah Sosok Rajin dan Cepat dalam Bekerja

News | Rabu, 16 September 2020 | 15:15 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×