Minim Interaksi, Anak Bisa Alami Penurunan Kecerdasan Sosial

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 23 September 2020 | 15:39 WIB
Minim Interaksi, Anak Bisa Alami Penurunan Kecerdasan Sosial
Ilustrasi anak di rumah saja. (Shutterstock)

Suara.com - Pakar menyebut anak yang terlalu banyak diam di rumah dan minim interaksi dengan orang lain bisa mempengaruhi kecerdasan sosialnya.

Dilansir ANTARA, akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Dr Salami Mahmud MA berpendapat bahwa kecerdasan sosial seorang anak akan berkurang apabila terus-menerus beraktivitas di rumah tanpa berinteraksi dengan orang lain ditengah wabah COVID-19.

"Yang jelas kecerdasan sosialnya itu berkurang. Karena dia (anak) enggak bersosialisasi keluar, di rumah saja gitu," kata Salami di Banda Aceh.

Pendapat Dekan Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry itu saat diminta pandangan terkait dampak psikologi dialami anak-anak yang harus belajar dari rumah secara daring, guna mencegah penularan COVID-19.

Dia menjelaskan, dampak seperti itu juga akan sangat terlihat pada anak-anak yang suka berpetualang, bermain, bepergian bersama teman untuk mengaplikasikan bakatnya.

Namun, kata Salami, dengan kondisi aktivitas anak hanya berada di rumah dan belajar dari rumah saja maka pengembangan keterampilan interpersonal anak menjadi terhambat.

"Beda di rumah saja dengan pergi bersama kawan, ada eksperimen apa gitu, ada kegiatan, yang jelas untuk mengasah kecerdasan sosial itu. Interpersonal skillnya sudah tersekat, itu efek kalau di rumah saja," katanya.

Menurut Doktor Salami, memang tidak bisa dimungkiri bahwa perkembangan kasus virus corona yang terus meningkat di Aceh membuat pemerintah belum bisa mengizinkan aktivitas belajar mengajar di sekolah secara bertatap muka.

Sebab itu, kata dia, orang tua perlu memperhatikan sikap dan tingkah laku yang dapat berdampak kepada pertumbuhan psikologis anak ketika mengawasi mereka belajar daring.

Baca Juga: Peneliti Temukan Jawaban Kenapa Gejala Covid-19 Pada Anak Lebih Ringan

"Ada efek lain juga kalau anak di rumah terus, maaf dalam tanda kutip kalau model orang tuanya suka merepet, itu (merepet) saja yang diterima anak setiap hari, itu akan berpengaruh ke kepribadian dia, apalagi anak dalam masa tumbuh," ujarnya.

Belum lagi, lanjut Salami, anak-anak dihadapkan dengan tugas sekolah, dan orang tuanya yang harus mengajarkan. Namun, tidak semua orang tua paham metode mendidik, cara belajar anak, sehingga mendelegasikan anak ke sekolah.

"Secara psikologis kalau orang tua enggak paham tugas anak di sekolah ini, jadinya anak jadi beban, orang tua jadi beban, itu pantauan saya sementara. Memang enggak semua, ada juga orang tua senang anaknya di rumah," ujarnya.

Menurut Salami, kebijakan terkait sekolah apakah sudah dapat dilakukan secara bertatap muka atau belum, itu diserahkan kepada pemerintah dengan segala analisisnya, serta pertimbangan efek positif dan negatif.

Namun dalam kondisi belajar dari rumah karena pademi itu, maka orang tua harus menciptakan kebahagiaan anak selama di rumah.

Katanya, dengan membuat anak bahagia maka akan berefek pada hormon seretonin dan endorfin yang membuat daya tahan tubuh meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI