Selama Musim Panas, Orang Usia Muda Lebih Banyak Terinfeksi Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 12:03 WIB
Selama Musim Panas, Orang Usia Muda Lebih Banyak Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Selama musim panas, Amerika Serikat mengalami perubahan dalam kelompok usia yang paling terpengaruh virus corona jenis baru. Lebih dari 20 persen orang berusia 20 hingga 29 tahun tercatat terinfeksi Covid-19.

Dalam laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, mereka mendata pergeseran usia, terutama di wilayah Selatan yang terkena wabah pada Juni. Data tersebut menunjukkan bahwa usia muda kemungkinan menjadi faktor penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Menurut data, pada Mei, rata-rata orang Amerika yang terinfeksi berusia 46 tahun dan mereka yang berusia 40 hingga 49 tahun 'menyumbang' 16,4 persen kasus di negara tersebut, sedangkan kelompok usia muda yang hanya 15,5 persen.

Pada Juni, usia 20 hingga 29 tahun mengungguli usia 40-an tahun dengan kasus 20,2 persen. Satu bulan berikutnya, ada kesenjangan besar antara dua kelompok tersebut, dengan usia 20-an menjadi 23 persen dan 40-an menyumbang 15,2 persen.

"Laporan ini memberi bukti bahwa usia muda berkontribusi pada penularan Covid-19 ke orang yang lebih tua," tulis CDC, dilansir Fox News.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Pada Juni 2020, peningkatan infeksi SARS-CoV-2 di antara orang usia muda mendahului peningkatan di usia yang lebih tua selama 4 hingga 15 hari (sekitar satu hingga tiga periode inkubasi). Pengamatan serupa telah dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO," sambung mereka.

Sementara badan kesehatan menyerukan penyelidikan lebih lanjut tentang dinamika penularan ini, mereka juga mendesak masyarakat untu patuh terhadap strategi mitigasi dan mempraktikkan perilaku pencegahan pribadi dalam upaya mengurangi infeksi dan penularan ke orang yang berisiko terkena Covid-19 parah.

Laporan itu dikeluarkan pada hari yang sama ketika Direktur CDC Dr. Robert Redfield mengatakan, studi yang sedang berlangsung menunjukkan kebanyakan orang Amerika belum terinfeksi virus corona dan masih rentan terhadap infeksi, penyakit serius, dan kematian, pada Rabu (23/9/2020) kemarin.

Redfield mengatakan CDC sedang mengupayakan pengujian antibodi skala besar di seluruh AS untuk lebih memahami 'proporsi populasi' yang telah terinfeksi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Panas, Penyakit Langka AFM Mengintai Anak Saat Pandemi

Musim Panas, Penyakit Langka AFM Mengintai Anak Saat Pandemi

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:51 WIB

Muncul Studi Keparahan Covid-19 Melemah di Musim Panas, Para Ahli Ragu!

Muncul Studi Keparahan Covid-19 Melemah di Musim Panas, Para Ahli Ragu!

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 13:43 WIB

Bikin Segar, Makanan Ini Disajikan Dingin saat Musim Panas!

Bikin Segar, Makanan Ini Disajikan Dingin saat Musim Panas!

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2020 | 11:58 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB