BKKBN: Program KB Terancam Gagal akibat Pandemi Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 25 September 2020 | 18:57 WIB
BKKBN: Program KB Terancam Gagal akibat Pandemi Virus Corona
Ilustrasi pil KB (Shutterstock)

Suara.com - Deputi Bidang Keluarga Berencana (KB) Kesehatan Reproduksi (KR) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Eni Gustina, menjelaskan bahwa program KB terancam gagal selama masa pandemi Covid-19.

Hal ini disebabkan beberapa halangan, seperti terbatasnya akses fasilitas kesehatan dan provider pelayanan KB yang belum sepenuhnya memiliki sarana yang diperlukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Terlepas dari pandemi, sebenarnya program KB di Indonesia sudah memiliki tantangan, yaitu masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, menurunnya partisipasi masyarakat terhadap penggunaan kontrasepsi modern, dan tingginya angka kehamilan remaja usia 15 hingga 19 tahun.

Terkiat hal ini, DKT Indonesia melakukan survey bersama lembaga riset independen untuk mengukur pengaruh pandemi terhadap pola konsumsi kontrasepsi, khususnya metode Suntik KB dan Pil KB, di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan siaran pers yang didapat Suara.com, Kamis (24/9/2020), berikut hasil survei tersebut yang dijelaskan oleh Head of Strategic Planning DKT Indonesia, Aditya A. Putra:

Andalan Kontrasepsi (DKT Indonesia)
Andalan Kontrasepsi (DKT Indonesia)

1. Sebanyak 26% bidan menyampaikan pandemi Covid-19 berdampak pada pemasukan klinik mereka, sedangkan 56% bidan menyatakan pandemi tidak berdampak terhadap kegiatan praktik kliniknya.

2. Jumlah layanan suntik KB di mayoritas Praktik Mandiri Bidan (PMB) tidak mengalami perubahan. Pada sebagian kecil responden yang mengalami penurunan layanan suntikan mengatakan hal tersebut dipengaruhi oleh menurunnya daya beli konsumen, dan karena akseptor mereka takut untuk datang ke klinik.

3. Pola permintaan terhadap layanan suntik KB mengalami penurunan pada masa penetapan PSBB, namun sudah mulai meningkat pada satu hingga dua bulan terakhir. Secara umum tidak terjadi perubahan pola rekomendasi metode secara drastis.

4. Responden merasa pandemi memberikan keuntungan bagi bisnis apotek, terutama pada segmen produk untuk peningkatan vitalitas dan daya tahan tubuh. Sedangkan 34% responden menyatakan terjadi penurunan penjualan pada masa PSBB.

baca juga
Andalan Kontrasepsi (DKT Indonesia)
Andalan Kontrasepsi (DKT Indonesia)

5. Sebanyak 40% responden mengaku kontrasepsi menjadi salah satu item yang paling banyak dicari di apotek pada masa pandemi.

6. Adanya peningkatan frekuensi aktivitas seksual, khususnya pada kelompok usia pasangan yang lebih muda.

7. Perlu diantisipasi adanya penurunan kepesertaan KB akibat menurunnya daya beli masyarakat, serta pola distribusi dan pelayanan yang dapat mengurangi risiko penularan Covid-19, baik bagi akseptor, maupun bagi penyedia layanan (termasuk petugas apotek).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Membuat Jutaan Perempuan Kehilangan Akses Kontrasepsi dan Aborsi

Pandemi Membuat Jutaan Perempuan Kehilangan Akses Kontrasepsi dan Aborsi

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 12:23 WIB

Masih Pandemi, Indra Bekti Sarankan Pengantin Baru Pakai Kontrasepsi

Masih Pandemi, Indra Bekti Sarankan Pengantin Baru Pakai Kontrasepsi

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2020 | 20:52 WIB

Menyusui Bisa Jadi Metode Kontrasepsi Alami, Bagaimana Penjelasannya?

Menyusui Bisa Jadi Metode Kontrasepsi Alami, Bagaimana Penjelasannya?

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:03 WIB

Terkini

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:07 WIB

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM

Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

Timah RI Cuma Jadi Solder, Hilirisasi Belum Naik Kelas

Timah RI Cuma Jadi Solder, Hilirisasi Belum Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:02 WIB

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:01 WIB

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:00 WIB

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:55 WIB

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

×