Dulunya Tak Percaya, Pasien Covid-19 Parah Imbau Masyarakat Lebih Waspada

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 26 September 2020 | 12:41 WIB
Dulunya Tak Percaya, Pasien Covid-19 Parah Imbau Masyarakat Lebih Waspada
Ilustrasi laki-laki sakit Covid-19 parah [Shutterstock].

Suara.com - Seorang laki-laki berusia 29 tahun asal Ancoats, Greater Menchester, Inggris, terinfeksi Covid-19 parah dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Sebelumnya, dia bahkan tika percaya dengan adanya pandemi Covid-19.

Karena kondisinya, Chris Grailey memperingatkan orang-orang yang tidak memercayai adanya virus corona untuk berhati-hati karena pandemi ini adalah nyata.

Dalam video peringatan yang dibagikannya, Grailey mengaku bahwa sebelum ia jatuh sakit, dirinya pernah sama sekali tidak percaya virus corona.

"Saya terinfeksi di Tenerife, karena mengira saya tidak terkalahkan, tidak memakai masker. Saya tidak memiliki penyakit penyerta. Saya tidak ingin ada orang yang melakukan kesalahan seperti saya," kata Griley, dilansir dari The Sun.

"Sekarang saya dalam perawatan intensif, menunggu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, dan tidak tahu apa hasilnya nanti. Jadi saya benar-benar ingin Anda menerima pesan ini karena ini bisa terjadi pada siapa saja, mohon berhati-hati," sambungnya.

Chris Grailey memperingatkan orang-orang untuk berhati-hati (YouTube/Mirror)
Chris Grailey memperingatkan orang-orang untuk berhati-hati (YouTube/Mirror)

Setelah terinfeksi, ia mengaku mengalami beberapa gejala seperti kehilangan selera makan, bau dan rasa, hingga keringat dingin.

Saat kondisi bertambah parah, dokter mendiagnosisnya dengan Covid-19 dan pneumonia akut pada empat hari lalu, Selasa (22/9/2020).

"Aku tidak bisa bernapas, berjalan, bergerak. Aku seperti zombie. Saya mengonsumsi empat antibiotik berbeda, steroid, oksigen seminggu penuh, lebih banyak lubang suntikan di lengan saya daripada pecandu," lanjutnya.

Dia juga mengatakan, "Alasan saya menunjukkan semua ini adalah karena saya yang pertama mengatakan virus corona adalah omong kosong dan kita yang masih muda tidak akan terinfeksi, itu hanya flu parah, konspirasi pemerintah."

baca juga

"Hidup ini terlalu singkat untuk mempertaruhkan kesehatan Anda. Saya telah belajar dengan cara yang keras. Saya tidak ingin orang melakukan kesalahan yang sama seperti saya", tandasnya, dilansir dari Mirror.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Meroket, Pemda DIY Batasi Rapat di Hotel Maksimal 100 Orang

Kasus Covid-19 Meroket, Pemda DIY Batasi Rapat di Hotel Maksimal 100 Orang

Jogja | Sabtu, 26 September 2020 | 11:14 WIB

Pasca-Covid, APBN 2021 harus Selesaikan Berbagai Sektor

Pasca-Covid, APBN 2021 harus Selesaikan Berbagai Sektor

DPR | Sabtu, 26 September 2020 | 09:43 WIB

Kantongi Bukti Lengkap, Dokter Tirta Yakin Covid-19 Ditunggangi Politik

Kantongi Bukti Lengkap, Dokter Tirta Yakin Covid-19 Ditunggangi Politik

News | Sabtu, 26 September 2020 | 11:53 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×