Demi Kesehatan, Hindari Membersihkan Debu Pakai Kemoceng

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 26 September 2020 | 19:17 WIB
Demi Kesehatan, Hindari Membersihkan Debu Pakai Kemoceng
Ilustrasi Membersihkan Debu Pakai Kemoceng (Pexels)

Suara.com - Jangan anggap sepele debu yang menumpuk di dalam rumah, karena bisa menyebabkan alergi. Di dalam debu, terkandung juga tungau, yang bisa memicu alergi pada penghuni rumah yang sensitif, terutama anak-anak. Tapi, memberishkan debu pun tak boleh sembarangan. Demi kesehatan, dokter tak menyarankan membersihkan debu menggunakan kemoceng.

Hal tersebut dikatakan dokter spesialis anak dr. Endah Citraresmi, Sp.A(K). Selain kemoceng, sapu lidi juga tak disarankan untuk membersihkan debu di dalam rumah. Hal itu lantaran kedua alat tersebut bisa membuat debu melayang di udara atau airborne.

"Partikel tungau debu ini cenderung berat, tapi dia akan mengendap kembali. Membersihkan debu pakai kemoceng dan sapu lidi akan menyebabkan debu jadi airborne, tapi dia akan mengendap kembali. Jadi, tidak usah pakai sapu lidi atau pakai kemoceng," ujar dr. Endah saat webinar bersama Anakku.id, Sabtu (26/9/2020).

Alih-alih pakai kemoceng, dr. Endah menyarankan lebih baik menggunakan kain atau lap basah untuk membersihkan debu. Kain tersebut kemudian bisa dibersihkan dan dibilas kembali.

"Kain juga disarankan dicuci menggunakan air panas, agar kumannya bisa terbilas dan mati pada suhu tinggi," terang dokter yang berpraktik di RSAB Harapan Kita itu.

Tungau debu sendiri adalah binatang kecil yang hidup di karpet, tempat tidur, sofa, hingga pakaian yang sering disentuh manusia. Tungau ini mengonsumsi serpihan kulit manusia dan hewan, oleh karenanya ia akan hidup ideal di benda yang sering dipakai oleh manusia.

Tungau berbahaya bagi anak yang sensitif, karena bisa menyebabkan alergi, dematitis atopik atau kulit kemerahan hingga iritasi, serta menganggu saluran napas seperti asma.

Tungau debu hidup di udara lembap, yang juga merupakan kondisi ideal bagi jamur untuk hidup berkembang biak. Jamur bisa membantu para tungau ini mendapatkan makanannya, karena jamur bisa membuat kulit manusia terdegenersi alias terkelupas.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hanya Tetesan Napas, Virus Influenza Juga Bisa Menyebar Lewat Debu

Bukan Hanya Tetesan Napas, Virus Influenza Juga Bisa Menyebar Lewat Debu

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 20:27 WIB

Coba Kurangi Merica Pakai Mesin Penyedot Debu, Video Ini Berakhir Ngenes

Coba Kurangi Merica Pakai Mesin Penyedot Debu, Video Ini Berakhir Ngenes

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:49 WIB

Jangan Sembarangan Bersihkan Debu Di Bodi Mobil Dengan Kemoceng, Bahaya!

Jangan Sembarangan Bersihkan Debu Di Bodi Mobil Dengan Kemoceng, Bahaya!

Otomotif | Rabu, 11 September 2019 | 21:50 WIB

Terkini

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:35 WIB

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:22 WIB

KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi

KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Kepuasan Publik Turun, Pemerintah Diminta Fokus Benahi Ekonomi

Kepuasan Publik Turun, Pemerintah Diminta Fokus Benahi Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:17 WIB

×