Begini Cara Bedakan Tahi Lalat Normal dan Kanker dengan Rumus ABCDE

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 26 September 2020 | 19:29 WIB
Begini Cara Bedakan Tahi Lalat Normal dan Kanker dengan Rumus ABCDE
Ilustrasi tahi lalat. (Shutterstock)

Suara.com - Hampir semua orang memiliki tahi lalat di bagian tubuhnya. tahi lalat adalah sesuatu yang wajar dan cenderung tidak berbahaya, terbentuk dari sekelompok sel melanosit atau pewarna kulit di tubuh. Tapi, kita juga perlu waspada terhadap beberapa tahi lalat yang bisa jadi tanda penyebab kanker, atau tahi lalat yang masuk golongan ganas.

Tentu tidak mudah membedakan tahi lalat jinak dan tahi lalat ganas, namun dokter spesialis kulit dr. Henry Tanojo, Sp.KK memberikan 6 cara mudah membedakan tahi lalat ganas dan berpotensi kanker dengan rumus 'ABCDE'. Apa saja?

1. A-symmetry
Tahi lalat umumnya berbentuk simetris, atau jika dibelah dua maka bentuk tahi lalat itu akan sama, baik bentuk bulatan maupun lonjong. Sebaliknya, jika bentuknya tidak rata, maka Anda bisa mencurigainya sebagai kanker.

"Kalau bentuknya benar-benar bagus dibelah dua itu simetris, tapi kalau kurang simetris atau asimetris, berarti itu meningkatkan kecurigaann kita jangan-jangan itu ganas," ujar dr. Henry dalam acara Perdoski beberapa waktu lalu.

2. B-order
Border atau batas, biasanya tahi lalat jinak cenderung memiliki batas yang tegas antara kulit normal yang sehat dengan tahi lalat. Tapi jika bentuk batasannya seperti gradasi, maka curigailah itu tahi lalat ganas.

"Batasnya tidak rata, ada gradasi warnanya semakin ke arah batas yang tidak jelas berarti meningkatkan kecurigaan kita kalau ini bukan tahi lalat yang jinak," papar dr. Henry.

3. C-olor
Seringkali kita ketakutan jika tahi lalat itu semakin berwarna hitam dan pekat. Tapi justru itu adalah hal yang normal. Ciri yang patut dicurigai dalam tahi lalat terdiri dari beberapa warna, seperti kemerahan, hitam, dan cokelat jadi satu,

"Cuma satu jenis warna (color) berarti dia lebih jinak, tapi kalau dia ke arah multiple color, ini yang harus meningkatkan kewaspadaan kita kalau ini jinak atau tidak," katanya.

4. D-iameter
Biasanya tahi lalat yang jinak ukurannya lebih kecil dari seperempat inci atau 6 milimeter, seukuran penghapus di atas pensil. Tapi jika ukuran diameternya melebihi itu, tidak ada salahnya Anda curiga.

baca juga

"Ukuran yang kecil dia lebih aman, kalau dia lebih besar berarti kita meningkatkan kecurigaan kita. Kalau tahi lalat ini ganas atau tidak, semakin besar berarti semakin ganas," jelasnya.

5. E-volution
Jika Anda orang yang perhatian, maka akan terlihat apakah tahi lalat tersebut berubah atau tidak. Misalnya yang tadinya satu buah, jadi ada dua namun bersinggungan, apalagi ditambah sensasi tambahan lainnya.

"Kok ada ukurannya yang berubah entah bentuknya, atau warnanya yang berubah, atau bahkan sensasi, atau gampang berdarah berarti itu mengalami suatu perubahan," paparnya.

"Siapapun yang mengalami perubahan itu berarti mengarahnya ke ganas," sambungnya.

6. The Ugly Duckling
Tambahan dari rumus ABCDE di atas, Anda juga bisa mengamati sekelompok tahi lalat di lokasi yang sama, dan akannampak salah satu tahi lalat yang paling beda dengan yang lainnya. Misalnya satu tahi lalat lebih menonjol, lebih pekat warnanya, atau sebaliknya lebih pudar dibanding yang lain. Itu harus Anda curigai. "Kita harus sakuri, periksa kulit sendiri," tutup dr. Henry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Diabaikan, Perubahan Bentuk Jari Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Sering Diabaikan, Perubahan Bentuk Jari Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 17:58 WIB

Perlukah Tahi Lalat Dihilangkan? Ini Jawaban Dokter!

Perlukah Tahi Lalat Dihilangkan? Ini Jawaban Dokter!

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 19:00 WIB

Lagi, Viral Tren TikTok Berbahaya Menghilangkan Tahi Lalat dengan Dibakar

Lagi, Viral Tren TikTok Berbahaya Menghilangkan Tahi Lalat dengan Dibakar

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:26 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×