Perlukah Tahi Lalat Dihilangkan? Ini Jawaban Dokter!

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 26 September 2020 | 19:00 WIB
Perlukah Tahi Lalat Dihilangkan? Ini Jawaban Dokter!
Ilustrasi tahi lalat. (Shutterstock)

Suara.com - Tahi lalat adalah sekumpulan sel melanosit kulit yang bersatu, lalu membentuk warna yang lebih terang atau lebih pekat di kulit dibanding warna kulit yang normal. Letak tahi lalat bisa di bagian terluar, di tengah, hingga di bawah kulit.

Biasanya, bentuk tahi lalat cenderung menonjol di banding permukaan kulit yang normal. Lalu, bagaimana tahi lalat terbentuk?

Dokter Spesialis Kulit Henry Tanojo, Sp.KK menjelaskan jika tahi lalat terbentuk karena faktor keturunan atau faktor genetik dari kedua orangtua yang memiliki banyak tahi lalat.

"Dikatakan ada ras atau suku tertentu yang memang mempunyai jumlah tahi lalat lebih banyak dibandingkan suku lain. Tapi juga ada teori dari suku lain rasnya turunan dari orangtua yang hormon mempunyai tahi lalat banyak. Biasanya pada turunannya mempunyai jumlah tahi lalat yang lebih banyak," ujar dr. Henry dalam acara LIVE IG Perdoski, Jumat (25/9/2020) malam.

Tapi selain faktor genetik, tahi lalat juga bisa dipicu dari paparan sinar ultraviolet dari sinar matahari. Tahi lalat sendiri selama ia tenang dan sifatnya tidak menganggu, berarti ia hanya murni tahi lalat dan tidak menyebabkan sakit lain.

Memiliki tahi lalat bukanlah kecacatan jika tidak menganggu kesehatan, sehingga tahi lalat tidak wajib dihilangkan. Namun, ada juga beberapa orang yang tetap pilih menghilangkan tahi lalat dengan alasan kecantikan, bukan alasan medis yang membahayakan kesehatan.

"Kebanyakan alasan estetik, demi penampilan, alasan insecurity kena bully dengan teman-teman. Ada juga alasan yang lucu, itu alasan fengshui yaitu mengaitkan lokasi tahi lalat dengan keberuntungan. Kalau alasan itu, bukan alasan medis, itu alasan individu," kaya dr. Henr.

Sedangkan untuk alasan medis, tahi lalat perlu dihilangkan jika kategorinya masuk tahi lalat ganas. Di mana tahi lalat itu tidak lagi diam, dan menunjukkan tanda perubahan baik dari sisi warna, bentuk, hingga mengganggu kesehatan.

"Jika dia benar-benar ganas, kalau sudah menunjukkan tanda perubahan dari awalnya lunak-lunak, santai-santai, tiba-tiba dia bukan yang baik tapi ternyata salah satu yang jahat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Viral Tren TikTok Berbahaya Menghilangkan Tahi Lalat dengan Dibakar

Lagi, Viral Tren TikTok Berbahaya Menghilangkan Tahi Lalat dengan Dibakar

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:26 WIB

Jangan Anggap Sepele, Ini Tanda Tahi Lalat yang Berbahaya

Jangan Anggap Sepele, Ini Tanda Tahi Lalat yang Berbahaya

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 06:30 WIB

Selain Tahi Lalat, Kanker Kulit Bisa Ditandai Munculnya Garis di Kuku Kaki

Selain Tahi Lalat, Kanker Kulit Bisa Ditandai Munculnya Garis di Kuku Kaki

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB