Sering Diabaikan, Perubahan Bentuk Jari Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 26 September 2020 | 17:58 WIB
Sering Diabaikan, Perubahan Bentuk Jari Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru
Ilustrasi paru-paru [shutterstock]

Suara.com - Tanda-tanda kanker paru-paru dapat berupa batuk darah, nyeri dada saat bernapas, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan ekstrem. Tapi, ada tanda  yang kurang diperhatikan di mana terletak pada jari-jari.

Melansir dari Express, memiliki jari tabuh atau clubbing finger bisa menjadi tanda penyakit paru-paru. Clubbing finger sendiri adalah suatu kondisi di mana bentuk jari dan kuku tangan atau kaki terlihat membulat. 

Clubbing finger disebabkan karena adanya penambahan jaringan ikat yang terjadi pada bagian jaringan lunak di dasar kuku yang berkaitan dengan kekurangan oksigen kronik atau hipoksia kronik.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Medicine, National Institutes of Health Amerika Serikat, Institut Kesehatan Nasional menyebutkan bahwa clubbing finger terkait dengan berbagai penyakit kronis. 

“Kondisi ini pertama kali dijelaskan oleh Hipokrates sejak hampir 2500 tahun yang lalu pada pasien empiema, sehingga sering kali disebut jari hipokrates," catat para peneliti. 

“Clubbing finger terkait dengan berbagai kondisi klinis termasuk bronkiektasis, kanker paru-paru, sirosis hati, penyakit jantung bawaan sianotik," ungkap para peneliti. 

Menurut Cancer Research Inggris, clubbing finger diduga disebabkan oleh pengumpulan cairan dalam jaringan lunak di ujung jari. “Ini disebabkan oleh lebih banyak darah yang mengalir ke daerah tersebut daripada biasanya," imbuhnya. 

Para peneliti tidak bisa memastikan penyebab darah yang mengalir terlalu banyak ke daerah tersebut. Namun mungkin disebabkan oleh tumor yang memproduksi bahan kimia atau hormon tertentu.

Ilustrasi jari-jemari (Shutterstock).
Ilustrasi jari-jemari (Shutterstock).

Orang yang mengalami clubbing finger, saat menyatukan jari mungkin tidak akan ada celah di antara jari-jari mereka. "Ini adalah gejala yang relatif umum dari jenis kanker paru-paru tertentu, sebanyak 35 persen pasien mengalaminya," catat para peniliti. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Asap Kebakaran Bikin Paru-paru Rentan Terkena Covid-19 dan Flu

Awas! Asap Kebakaran Bikin Paru-paru Rentan Terkena Covid-19 dan Flu

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 13:00 WIB

Rusak karena Virus Corona, Pria 70 Tahun Harus Transplantasi Paru Ganda

Rusak karena Virus Corona, Pria 70 Tahun Harus Transplantasi Paru Ganda

Health | Sabtu, 19 September 2020 | 15:03 WIB

Merokok Cuma Saat Nongkrong, Risiko Kanker Paru-paru Tetap Tinggi

Merokok Cuma Saat Nongkrong, Risiko Kanker Paru-paru Tetap Tinggi

Health | Selasa, 15 September 2020 | 17:14 WIB

Terkini

Tak Cukup Mandi, Bagaimana Eksfoliasi Jadi Perawatan Tambahan untuk Angkat Sel Kulit Mati?

Tak Cukup Mandi, Bagaimana Eksfoliasi Jadi Perawatan Tambahan untuk Angkat Sel Kulit Mati?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Preview Kendal Tornado FC vs Persiba: Laskar Badai Pantura Bertekad Jaga Momentum

Preview Kendal Tornado FC vs Persiba: Laskar Badai Pantura Bertekad Jaga Momentum

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Tak Cuma Pangkas Emisi, Teknologi Penangkap Karbon Bisa Hasilkan Rp3,6 Triliun

Tak Cuma Pangkas Emisi, Teknologi Penangkap Karbon Bisa Hasilkan Rp3,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:08 WIB

BRI Perkuat Koperasi Merah Putih, Fondasi Baru Ekonomi Desa

BRI Perkuat Koperasi Merah Putih, Fondasi Baru Ekonomi Desa

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Review Film Whalefall: Pengalaman Menegangkan Berada di Perut Mamalia Laut

Review Film Whalefall: Pengalaman Menegangkan Berada di Perut Mamalia Laut

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:05 WIB

BRI Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

BRI Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Menjajal 5G di Kereta Jogja-Solo, XLSMART Tembus 200 Mbps

Menjajal 5G di Kereta Jogja-Solo, XLSMART Tembus 200 Mbps

Jogja | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih

Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih

Banten | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Harta Maruli Simanjuntak Rp81,12 Miliar, Nyaris 12 Kali Lipat dari KSAD Tandyo Budi Revita

Harta Maruli Simanjuntak Rp81,12 Miliar, Nyaris 12 Kali Lipat dari KSAD Tandyo Budi Revita

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Kulit Dehidrasi? Ini 4 Krim Malam Hyaluronic Acid Penyelamat Skin Barrier

Kulit Dehidrasi? Ini 4 Krim Malam Hyaluronic Acid Penyelamat Skin Barrier

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×