Banyak Anak Mulai Alami ISK, Kenali Ciri-cirinya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 27 September 2020 | 16:30 WIB
Banyak Anak Mulai Alami ISK, Kenali Ciri-cirinya!
Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus infeksi saluran kemih (ISK) semakin umum di kalangan anak-anak. Hal ini mestinya menjadi perhatian orangtua untuk mencari penyebabnya, karena gejalanya bisa menjadi sangat parah.

ISK sendiri disebabkan oleh bakteri yang masuk ke uretra ketika buang air kecil. Bila bakteri ini tidak keluar, maka bakteri mungkin mulai tumbuh di salam saluran kemih dan mencapai bagian tubuh terdekat lainnya, seperti ginjal, kandung kemih dan ureter.

Adapun dua jenis infeksi saluran kemih (ISK) yang paling umum menyerang anak-anak adalah infeksi ginjal dan infeksi kandung kemih.

Saat ISK memengaruhi kandung kemih, kondisi itu disebut sistitis. Ketika infeksi menyebar dari kandung kemih ke ginjal disebut pielonefritis.

Kabar baiknya, kedua jenis infeksi saluran kemih itu bisa berhasil diobati dengan bantuan antibiotik. Tapi, infeksi ginjal yang tak ditangani tepat waktu bisa menyebabkan komplikasi kesehatan serius lainnya.

Ilustrasi anak-anak buang air kecil. [Shutterstock]
Ilustrasi anak-anak buang air kecil. [Shutterstock]

Berbagai penelitian menemukan bahwa 8 persen anak perempuan dan dua persen anak laki-laki menderita ISK pada usia 5 tahun.

Anak perempuan lebih rentan tertular penyakit, karena uretra mereka lebih pendek dan dekat dengan anus, sehingga memudahkan bakteri masuk ke uretra.

Umumnya dilansir dari Times of India, gejala ISK mudah terlihat pada anak-anak yang lebih besar daripada anak-anak yang kecil.

Karena, anak kecil tidak bisa menjelaskan masalahnya dengan jelas. Biasanya bayi yang mengalami ISK akan rewel, nyeri saat buang air kecil, kehilangan nafsu makan dan minum.

baca juga

Ada pula gejala umum infeksi saluran kemih (ISK) lainnya, antara lain.

1. Sensasi terbakar saat anak buang air kecil
2. Lebih sering buang air kecil hingga tak bisa menahannya
3. Demam
4. Dire
5. Mual

Jika Anda atau anak mengalami salah satu gejala di atas atau gabungan dari beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera menghubungi doker. Sampel urine, pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan anak biasanya diperlukan.

Pastikan untuk selalu minum antibiotik yang diberikan, meskipun sudah merasa lebih baik setelah satu atau dua dosis. Karena, berhenti minum antibiotik di tengah bisa membuat kuman lebih kebal terhadap antibitoik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guys, Yuk Hajar Covid-19 dari Rumah, Terapkan Protokol Kesehatan Keluarga

Guys, Yuk Hajar Covid-19 dari Rumah, Terapkan Protokol Kesehatan Keluarga

News | Kamis, 24 September 2020 | 17:04 WIB

Meski Enak, Pisang Bisa Menyebabkan Sakit Perut pada Orang Tertentu

Meski Enak, Pisang Bisa Menyebabkan Sakit Perut pada Orang Tertentu

Health | Kamis, 24 September 2020 | 10:57 WIB

Peneliti Temukan Jawaban Kenapa Gejala Covid-19 Pada Anak Lebih Ringan

Peneliti Temukan Jawaban Kenapa Gejala Covid-19 Pada Anak Lebih Ringan

Jakarta | Rabu, 23 September 2020 | 15:28 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×